Jasa Raharja Sumbar Siapkan Monitoring Data Penumpang Angkutan Udara 2026

1 day ago 4

PADANG – PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat memperkuat koordinasi dengan Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang sebagai bagian dari persiapan Monitoring dan Evaluasi Data Penumpang Umum Pesawat Udara Tahun 2026.

Koordinasi tersebut berlangsung di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Kamis (20/8), dan dilakukan bersama Annilka Syahrul, Kepala Seksi Kelaikudaraan, Angkutan Udara, Keamanan Penerbangan Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang.

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk mematangkan pelaksanaan monitoring dan evaluasi data penumpang angkutan udara pada tahun 2026. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kesiapan serta kesesuaian data yang diperlukan, khususnya terkait jumlah dan informasi penumpang umum pesawat udara.

Bagi Jasa Raharja, ketersediaan data penumpang yang akurat dan terkelola dengan baik menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat. Data tersebut juga dapat menjadi dasar pemantauan dan evaluasi sekaligus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor transportasi udara.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan koordinasi dengan Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang diperlukan untuk memastikan kegiatan monitoring dan evaluasi dapat terlaksana secara optimal.

“Data penumpang menjadi salah satu informasi penting bagi kami dalam menjalankan tugas. Karena itu, koordinasi dengan pihak Otoritas Bandar Udara perlu dilakukan agar data yang digunakan dalam monitoring dan evaluasi benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan, ” ujar Teguh.

Menurutnya, sinergi dengan stakeholder transportasi udara tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan data, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan aspek perlindungan masyarakat pengguna jasa angkutan udara terus mendapat perhatian.

“Kita ingin prosesnya tidak hanya selesai pada pengumpulan data. Data yang diperoleh nantinya harus bisa menjadi bahan evaluasi dan membantu kami melihat kondisi transportasi udara secara lebih jelas, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan, ” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Jasa Raharja dan Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang membahas sejumlah persiapan teknis pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Data Penumpang Umum Pesawat Udara Tahun 2026. Koordinasi lanjutan akan dilakukan guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan serta memastikan kebutuhan data dapat terpenuhi dengan baik.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Jasa Raharja Sumatera Barat dalam membangun sinergi dengan berbagai stakeholder sektor transportasi. Koordinasi dengan otoritas penerbangan diharapkan dapat memperkuat kualitas data sekaligus mendukung pelaksanaan pelayanan dan perlindungan masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Teguh menegaskan, komunikasi yang konsisten dengan stakeholder menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas monitoring dan evaluasi.

“Koordinasi seperti ini akan terus kami lakukan. Semakin baik komunikasi dan kualitas data yang kita miliki, semakin baik pula dasar kita dalam melakukan evaluasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, ” tutup Teguh.

Melalui koordinasi tersebut, Jasa Raharja Sumatera Barat dan Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang diharapkan dapat memperkuat kesiapan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Data Penumpang Umum Pesawat Udara Tahun 2026 sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat pengguna transportasi udara.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |