KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan: Ancaman Kebakaran Jalur KA Mengintai

1 month ago 12

MADIUN - Memasuki puncak musim kemarau yang kerap diiringi hembusan angin kencang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun meningkatkan kewaspadaan operasional secara maksimal. Tujuannya tunggal: menjaga setiap perjalanan kereta api (KA) tetap aman dari potensi bahaya.

Menyikapi maraknya material kering seperti semak belukar, ilalang, dan sisa panen yang mudah terbakar di sepanjang lintasan, KAI Daop 7 Madiun melayangkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama para petani. Larangan keras dikeluarkan untuk tidak melakukan pembakaran jerami maupun sampah di area sekitar jalur rel. Ancaman api yang merambat cepat akibat embusan angin menjadi musuh utama keselamatan KA.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menekankan betapa berbahayanya aktivitas pembakaran lahan, jerami, atau sampah di dekat jalur KA. Ia mengkhawatirkan potensi gangguan dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api yang bisa timbul. Mengingat sebagian besar jalur KA di wilayah Daop 7 melintasi hamparan persawahan, kondisi kering kerontang dan angin kencang di musim kemarau ini membuat api sekecil apapun berpotensi menjalar tak terkendali menuju ruang milik jalan (Rumija) KA.

Kekhawatiran ini bukan tanpa dasar. Laporan terbaru dari PPKA Stasiun Walikukun, yang diteruskan dari Pusat Pengendali Perjalanan KA Daop 6 Yogyakarta, mengindikasikan adanya insiden di Km 216 500 petak jalan antara Stasiun Walikukun - Kedungbanteng (wilayah Daop 6 Yogyakarta). Aktivitas pembakaran jerami dilaporkan telah membahayakan karena apinya mendekati area jalur kereta api, tertiup angin kencang.

Menyikapi situasi darurat seperti ini, Tohari menjelaskan, masinis yang melintas di area dengan potensi bahaya kebakaran atau kepulan asap tebal di dekat jalur KA, memiliki kewajiban untuk mengambil tindakan preventif. Hal ini mencakup pengurangan kecepatan laju kereta api, bahkan hingga menghentikan perjalanan secara luar biasa (BLB) jika diperlukan. Langkah tegas ini diambil semata-mata demi memastikan keselamatan rangkaian KA, seluruh penumpang, serta fasilitas operasional.

Tohari menjelaskan, jika terjadi kebakaran atau kepulan asap tebal di dekat jalur KA, masinis yang melintas wajib mengambil tindakan preventif dengan mengurangi kecepatan kereta api, bahkan menghentikan perjalanan secara luar biasa (BLB). Langkah darurat ini diambil untuk memastikan bahwa dampak kebakaran tidak membahayakan rangkaian KA, penumpang, maupun fasilitas operasi.

"Keselamatan adalah urat nadi dari seluruh operasional KAI. Sesuai dengan prosedur, Masinis yang melihat potensi bahaya kebakaran akan segera melaporkan gangguan tersebut kepada Pusat Pengendali Perjalanan KA (Pusdal). Laporan ini kemudian diteruskan secara real-time kepada unit pengamanan, fasilitas jalan rel, serta KA-KA selanjutnya yang akan melewati petak jalan tersebut guna mengantisipasi risiko lebih lanjut, " jelas Tohari.

Bahaya dari pembakaran jerami, ilalang dan sampah ini tidak boleh diremehkan. Selain asap tebal yang dapat menghalangi pandangan (visibilitas) masinis, kobaran api yang menjalar cepat akibat angin kencang berisiko tinggi memicu insiden fatal jika menyambar bagian lokomotif atau kereta penumpang. Potensi bahaya jauh lebih besar apabila yang melintas adalah kereta api barang yang membawa muatan logistik atau bahan yang mudah terbakar.

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap keselamatan, PT KAI Daop 7 Madiun terus melakukan patroli rutin di sepanjang jalur rawan, menggencarkan sosialisasi langsung kepada para kelompok tani di sekitar rel, serta menyiagakan alat pemadam api ringan (APAR) di pos-pos penjagaan. KAI juga tidak akan segan mengambil langkah hukum tegas mengacu pada UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian bagi siapa saja yang dengan sengaja melakukan aktivitas yang membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.

"Kami memohon kerja sama, kesadaran, dan kepedulian yang besar dari seluruh masyarakat, khususnya para petani. Kami ingatkan agar jerami sisa panen jangan dibakar, karena angin kencang di musim kemarau ini bisa membuat api merembet ke jalur KA dalam hitungan detik. Mari bersama-sama kita jaga keselamatan perjalanan kereta api. Perjalanan kereta api yang aman dan selamat adalah tanggung jawab kita bersama, " pungkas Tohari.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |