Meski Anggaran belum Cair, Semangat Kemerdekaan HUT RI ke 81 Tetap Menyala di Desa Bontobiraeng Selatan

4 hours ago 2

GOWA, SULSEL - Perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Desa Bontobiraeng Selatan, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Sabtu (22/8/2026)

Kepala Desa Bontobiraeng Selatan, Muhammad Hatta, menyampaikan bahwa pelaksanaan perlombaan di desa sengaja dilakukan setelah seluruh kegiatan di tingkat kecamatan selesai, agar warga dapat berpartisipasi secara maksimal.

Ada sekitar 12 jenis perlombaan yang diadakan, melibatkan berbagai kalangan mulai dari anak-anak SD, kader Posyandu, hingga warga dewasa. 

Dari sekian banyak lomba, yang paling unik dan menarik perhatian warga adalah lomba lempar tepung dan lomba balon, yang menjadi sorotan utama dan paling heboh saat dilaksanakan.
 
Kegiatan ini khusus untuk warga Desa Bontobiraeng Selatan saja, yang istimewa tahun ini, panitia bekerja sama dengan dua kelompok KKN, yaitu dari UPRI Makassar dan UIN Alauddin Makassar, yang turut membantu kelancaran acara.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang pelaksanaannya lebih besar dan meriah, tahun ini pihak desa menghadapi kendala anggaran. 

Kepala Desa, Muhammad Hatta mengaku, untuk sementara biaya kegiatan ini ia tanggung secara pribadi terlebih dahulu sambil menunggu pencairan anggaran resmi.
 
"Anggaran memang sudah direncanakan, namun pencairannya masih menunggu. Jadi saya memodali dulu agar kegiatan tetap bisa terlaksana. Kendala anggaran ini yang paling terasa tahun ini, " ungkapnya.
 
Meski begitu, partisipasi warga tetap luar biasa tinggi. Warga tidak dimintai sumbangan dana maupun barang, cukup saling membantu dan bekerja sama dalam pelaksanaan kegiatan.

Hadiah yang disiapkan sederhana namun sangat bermanfaat bagi warga. Untuk peserta dewasa, hadiah berupa peralatan rumah tangga seperti baskom, peralatan makan, dan barang pecah belah. 

Khusus untuk lomba anak-anak, hadiah disesuaikan dengan kebutuhan sekolah mereka, seperti tempat minum, alat tulis, dan perlengkapan sekolah lainnya.
 
"Yang kami berikan adalah barang yang benar-benar bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari warga, " jelasnya.

Muhammad Hatta, juga menjelaskan nantinya pada malam Rabu 26 Agustus 2026 itu ada perlombaan karaoke dan malam Kamis, 27 Agustus, malam ramah tamah. 

Momen kali ini menjadi sangat istimewa, karena ini adalah perayaan 17 Agustus terakhir bagi Kepala Desa Muhammad Hatta. Masa jabatannya akan berakhir pada Juli 2027, setelah hampir 8 tahun mengabdi memimpin desa.
 
"Sudah hampir 8 tahun saya menjabat, dan setiap tahun saya selalu melaksanakan kegiatan seperti ini. Maknanya sangat dalam, peringatan 17 Agustus bukan sekadar lomba-lomba, melainkan momentum bagi aparat pemerintah desa dan masyarakat untuk saling berkolaborasi, berbaur, dan mempererat silaturahmi, " paparnya.

Tujuan kami satu, merayakan kemerdekaan sekaligus mempererat tali persaudaraan antara pemerintah desa dan seluruh warga, " pesan Hatta, dengan haru. (Shanty)
 
 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |