Kapolsek Neglasari Turun Langsung ke Permukiman Warga, Ajak Hidupkan Poskamling dan Cegah Tawuran

7 hours ago 3

TANGERANG – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polsek Neglasari melalui program Jaga Jakarta On The Spot. Kali ini, Kapolsek Neglasari AKP Imron Mas Adi, S.H., M.H., turun langsung menyapa dan berdialog bersama warga di Kampung Bedeng RT 01/02, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.10 WIB tersebut dihadiri Wakapolsek Neglasari AKP Iswono, S.H., Kanit Binmas IPTU Kuswara, S.H., Bhabinkamtibmas Kelurahan Mekarsari AIPTU Abdul Ghani, para ketua RT dan RW, serta warga setempat.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Kapolsek Neglasari menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas sekaligus mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan warga terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah hadir dalam kegiatan Jaga Jakarta On The Spot ini. Kehadiran kami di sini untuk bersilaturahmi, mendengarkan aspirasi masyarakat, sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang ada di lingkungan, " ujar AKP Imron.

Dalam dialog tersebut, Kapolsek mengingatkan bahwa kasus pencurian kendaraan bermotor masih menjadi perhatian aparat kepolisian. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menambahkan sistem pengamanan pada kendaraan.

"Kasus curanmor masih ada dan menjadi perhatian kami. Polisi terus melakukan patroli, baik secara terbuka maupun tertutup, terutama pada jam-jam rawan. Namun kami juga mengimbau warga untuk menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan, " katanya.

Selain itu, Imron juga menyoroti maraknya aksi tawuran remaja yang kerap berawal dari komunikasi melalui media sosial. Ia meminta para orang tua lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.

"Kami mengimbau kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai lewat pukul 22.00 WIB masih berada di luar rumah tanpa kejelasan. Banyak tawuran saat ini berawal dari ajakan melalui media sosial, " tegasnya.

Tak hanya itu, Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya ronda dan pos keamanan lingkungan sebagai sarana menjaga keamanan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

"Poskamling jangan sampai mati. Minimal warga bisa berkumpul, bersilaturahmi, saling bertukar informasi, sehingga potensi gangguan keamanan bisa dicegah sejak dini, " ujarnya.

Di akhir kegiatan, Kapolsek mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap informasi terkait tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas melalui layanan kepolisian 110 yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |