KEBUMEN - Rangkaian Bakti Taruna Akpol di Sekolah Rakyat Terintegrasi 44 Pejagoan, Kabupaten Kebumen, resmi berakhir. Kasdim 0709/Kebumen Mayor Inf Rokhyani turut hadir dalam apel pelepasan yang digelar di halaman sekolah, Sabtu (8/8/2026).
Apel tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pengabdian para Taruna Akpol selama sepekan. Sekitar 150 peserta mengikuti kegiatan yang dipimpin Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 44 Pejagoan, Tri Puji Astuti, S.Pd., M.Pd.

Sejumlah unsur turut hadir, di antaranya jajaran Forkopincam Pejagoan, personel TNI-Polri, para Taruna Akpol, guru, serta siswa-siswi Sekolah Rakyat.
Selama berada di sekolah, para Taruna Akpol memberikan bimbingan dan pembinaan kepada siswa. Kehadiran mereka menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta didik, terutama dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, keteladanan, dan semangat meraih cita-cita.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 44 Pejagoan Tri Puji Astuti mengapresiasi program Bakti Taruna yang dinilai memberikan dampak positif terhadap suasana dan pembinaan karakter siswa.
“Anak-anak mendapatkan pengalaman dan pembelajaran yang sangat berarti. Kami berharap apa yang telah diajarkan oleh kakak-kakak Taruna Akpol dapat terus diterapkan dan menjadi motivasi bagi mereka untuk menjadi lebih baik, ” ungkap Tri Puji.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan waktu pembinaan yang lebih panjang sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para siswa.

Kehadiran Kasdim 0709/Kebumen bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pihak sekolah juga menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda.
Bagi TNI AD, pembinaan generasi muda menjadi bagian dari upaya menyiapkan calon penerus bangsa yang memiliki disiplin, karakter kuat, semangat kebangsaan, serta daya juang.
Berakhirnya Bakti Taruna Akpol di Sekolah Rakyat Pejagoan diharapkan tidak menjadi akhir dari proses pembinaan. Nilai disiplin, keteladanan, dan kemandirian yang telah diberikan para Taruna diharapkan terus diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
(Agung)
















































