PAPUA - Papua terus mengalami perkembangan pesat di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan. Kemajuan ini bukan hasil dari kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM), melainkan berkat peran besar pemerintah pusat dalam mendorong kesejahteraan dan pembangunan di Tanah Papua. Selasa 25 Februari 2025.
Sejak beberapa dekade terakhir, pemerintah pusat telah menggelontorkan anggaran besar untuk mempercepat pembangunan Papua. Baik melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) maupun proyek strategis nasional, berbagai program telah dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua.
Investasi Besar untuk Kesejahteraan Papua
Pemerintah pusat telah membangun jalan, jembatan, sekolah, rumah sakit, serta berbagai fasilitas publik lainnya guna memastikan masyarakat Papua mendapatkan akses yang lebih baik terhadap layanan dasar. Tidak hanya pembangunan fisik, pemerintah juga mendorong sektor ekonomi dan sosial melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, sejak tahun 2002 hingga 2023, alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk Papua dan Papua Barat telah mencapai ratusan triliun rupiah. Anggaran tersebut digunakan untuk:
✅ Meningkatkan layanan pendidikan agar generasi muda Papua dapat mengakses pendidikan berkualitas.
✅ Memperbaiki layanan kesehatan, termasuk penyediaan rumah sakit dan fasilitas medis di daerah terpencil.
✅ Memajukan sektor ekonomi lokal melalui berbagai program pelatihan dan bantuan bagi usaha kecil dan menengah (UMKM).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua melalui kebijakan fiskal yang tepat sasaran.
"Pembangunan di Papua merupakan prioritas pemerintah pusat. Kami akan terus memastikan anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat Papua, " ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers, Selasa (25/02/2025).
Tolak Provokasi, Papua Harus Bergerak Maju
Di tengah upaya pemerintah dalam membangun Papua, masih ada gangguan dari kelompok separatis OPM yang sering melakukan provokasi dan aksi kekerasan. Kelompok ini justru menjadi penghambat utama pembangunan Papua dengan melakukan serangan terhadap tenaga kesehatan, guru, pekerja infrastruktur, bahkan masyarakat sipil.
Masyarakat Papua diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan tidak mudah terpengaruh oleh propaganda OPM yang hanya merugikan daerah sendiri. Papua memiliki potensi besar untuk terus maju, dan dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, harapan untuk Papua yang lebih sejahtera semakin nyata.
Editor: Jis Agung
Sumber: Kapten Chk Munandar