Majene - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Aramco yang dikerjakan oleh Kodim 1401/Majene kini telah rampung 100 persen. Keberhasilan ini menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga Desa Sulai, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Minggu (12/7/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui TNI AD. Jembatan yang kini berdiri kokoh itu menjadi penghubung penting bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses yang lebih aman dan mudah untuk beraktivitas sehari-hari.
Dengan selesainya pembangunan ini, masyarakat Desa Sulai diharapkan semakin mudah melakukan mobilitas, mulai dari menuju lahan pertanian, mengangkut hasil panen, hingga mengakses fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik. Kehadiran jembatan tersebut juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa karena distribusi hasil pertanian dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Komandan Kodim 1401/Majene, Letkol Czi Aji Setyawan, S.H., M.I.P., mengatakan rampungnya pembangunan Jembatan Aramco merupakan bukti nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila dilaksanakan melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Dengan rampungnya pembangunan Jembatan Aramco ini, masyarakat Desa Sulai kini memiliki akses yang lebih aman, nyaman, dan layak, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Malunda, " tegas Dandim.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Aramco diharapkan menjadi infrastruktur yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain mempermudah aktivitas warga, jembatan tersebut juga menjadi simbol hadirnya negara melalui TNI AD dalam mendukung pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.









































