Semarang – Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang kembali menghadirkan ruang penuh makna melalui kegiatan kunjungan anak bertajuk "Beyond Walls – Kasih Tak Dibatasi Jarak, Cinta Tak Terhalang Tembok."
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam menjaga ikatan emosional antara warga binaan dengan buah hati mereka, sekaligus menghadirkan momen kebersamaan yang hangat di tengah keterbatasan ruang pemasyarakatan, Jum’at (03/07/2026).

Mengusung semangat bahwa kasih sayang seorang ibu tidak pernah terhalang oleh tembok penjara, kegiatan ini dikemas secara interaktif dan penuh keceriaan. Anak-anak bersama ibu mereka mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari bermain dan mewarnai bersama, bernyanyi, hingga sesi motivasi yang bertujuan mempererat hubungan keluarga sekaligus memberikan dukungan psikologis bagi seluruh peserta.

Salah satu rangkaian yang paling menyentuh adalah Pohon Doa, di mana setiap anak menuliskan harapan dan doa terbaik untuk ibunya pada secarik kertas, kemudian menggantungkannya di pohon harapan yang telah disediakan. Momen tersebut menjadi simbol cinta, harapan, dan semangat untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang, Darmalingganawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang berorientasi pada penguatan nilai-nilai keluarga.
"Hubungan antara ibu dan anak merupakan ikatan yang sangat berharga. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa kasih sayang tetap dapat tumbuh dan terjaga, meskipun untuk sementara dipisahkan oleh tembok pemasyarakatan. Kami berharap momen ini menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik bersama keluarganya, " ujar Darmalingganawati.
Suasana haru dan bahagia tampak mewarnai setiap rangkaian kegiatan. Tawa anak-anak yang berpadu dengan pelukan hangat para ibu menjadi bukti bahwa cinta keluarga mampu menghadirkan kekuatan dan harapan, sekaligus menjadi motivasi bagi warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan lebih baik.
Melalui program Beyond Walls, Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kemandirian dan kepribadian, tetapi juga memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam proses reintegrasi sosial warga binaan setelah kembali ke masyarakat.
(Humas LPP Semarang)
















































