LPM Bukit Cangang Kayu Ramang Tanam Pohon Buah di Sempadan Ngarai Sianok, Perkuat Mitigasi Bencana

3 weeks ago 10

BUKITTINGGI — Upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman bencana terus dilakukan di Kota Bukittinggi. Salah satunya melalui gerakan penanaman pohon buah di kawasan sempadan Ngarai Sianok yang digagas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang, Kecamatan Guguk Panjang, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Zulhamdi Nova Candra, A.Md., Dt. Nagari Labiah, didampingi anggota DPRD Bukittinggi Vina Kumala dan Dewi Anggraini. Turut hadir Camat Guguk Panjang Heru Astanawa, M.Pd., Tuanku Nan Sati, perwakilan Polresta Bukittinggi, jajaran kelurahan, LPM, RW, RT, Pokdar Kamtibmas, serta berbagai unsur masyarakat.

Zulhamdi mengapresiasi inisiatif masyarakat melalui LPM Bukit Cangang Kayu Ramang yang tidak hanya berorientasi pada penghijauan, tetapi juga menjadikan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

“Penanaman pohon ini merupakan langkah positif dan memiliki manfaat jangka panjang. Selain memperindah lingkungan, pohon juga berperan dalam menjaga kondisi tanah dan lingkungan, terutama di kawasan yang berada di sekitar Ngarai Sianok, ” ujar Zulhamdi.

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa upaya pengurangan risiko bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat.

“Hari ini kita melihat kebersamaan masyarakat, pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha dan berbagai unsur lainnya. Ini menjadi modal penting dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan sekaligus menghadapi potensi bencana, ” katanya.

Sementara itu, salah seorang pengurus LPM sekaligus inisiator kegiatan, Suharnel, mengatakan penanaman pohon dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis Kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang yang sebagian wilayahnya berada di kawasan bibir Ngarai Sianok.

“Hampir separuh wilayah Kelurahan Bukit Cangang Kayu Ramang berada di bibir Ngarai Sianok. Kondisi ini membuat wilayah kita memiliki potensi risiko bencana seperti gempa bumi, longsor dan kebakaran, ” ungkap Suharnel.

Ia menjelaskan, pemilihan pohon buah yang memiliki akar kuat dan berakar tunggang diharapkan dapat membantu memperkuat ekosistem di kawasan tersebut. Selain manfaat ekologis, tanaman buah juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat dalam jangka panjang.

“Kita ingin penanaman pohon ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pohon yang ditanam hari ini harus dirawat dan dijaga bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat ke depan, ” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang mencapai sekitar 420 orang. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintahan kelurahan, Polresta Bukittinggi, Pokdar Kamtibmas, Bundo Kanduang, PKK, pengurus Masjid Nurul Yaqin, Gereja Clavert, hingga masyarakat umum.

Dukungan juga datang dari berbagai institusi pendidikan, di antaranya SPMN 1, SMP dan SMA Xaverius, Yayasan Prayoga, serta SDN 12. Sementara dari sektor kesehatan dan pariwisata turut berpartisipasi RS Ibnu Sina, STIKES Yarsi dan Hotel Nikita.

Suharnel menilai besarnya partisipasi tersebut menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi risiko bencana semakin tumbuh.

“Ini adalah gerakan bersama. Kita ingin menjadikan kawasan sempadan Ngarai Sianok bukan hanya indah dipandang, tetapi juga lebih hijau, terjaga dan memiliki daya dukung lingkungan yang lebih baik, ” katanya.

Kegiatan penanaman pohon di kawasan sempadan Ngarai Sianok tersebut diharapkan menjadi langkah awal gerakan penghijauan berkelanjutan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, lembaga pendidikan, dunia usaha dan berbagai unsur lainnya dalam membangun Bukittinggi yang lebih tangguh menghadapi bencana.(**)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |