CIAMIS – Ratusan pecinta layang-layang dari Kabupaten Ciamis dan sejumlah daerah lainnya memeriahkan Festival Layang-Layang Lurah Sindangrasa Cup yang digelar di RT 03/RW 13, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (08/08/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Beragam jenis layang-layang, mulai dari model tradisional hingga kreasi modern dengan berbagai bentuk dan warna, menghiasi langit Sindangrasa.
Festival tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pecinta layang-layang, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta wadah untuk menyalurkan kreativitas masyarakat melalui permainan tradisional.
Lurah Sindangrasa mengapresiasi antusiasme masyarakat dan peserta yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, festival layang-layang memiliki nilai sosial dan budaya yang patut dipertahankan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif warga dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Festival layang-layang bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan melestarikan permainan tradisional yang sudah dikenal masyarakat sejak dahulu, ” ujar Lurah Sindangrasa.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga mampu menjadi agenda positif masyarakat sekaligus memberikan ruang kreativitas bagi generasi muda.
“Kami ingin kegiatan seperti ini terus tumbuh. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, festival ini juga dapat menjadi sarana untuk mengajak generasi muda mengenal dan mencintai permainan tradisional, ” tambahnya.
Babinsa Kelurahan Sindangrasa, Serda Andoko, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut turut melakukan pemantauan sekaligus berinteraksi dengan panitia dan peserta guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat untuk mendukung kegiatan yang positif dan bermanfaat. Festival seperti ini mampu membangun kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antarwarga, ” ujar Serda Andoko.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat juga menunjukkan bahwa kegiatan berbasis budaya dan kreativitas masih memiliki daya tarik yang kuat.
“Alhamdulillah, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kami mengapresiasi seluruh panitia, peserta, serta masyarakat yang bersama-sama menjaga ketertiban selama festival berlangsung, ” katanya.
Sementara itu, Danramil 1301/Ciamis, Kapten Arh Agus Gusnedi, menyampaikan dukungannya terhadap berbagai kegiatan masyarakat yang memiliki nilai positif serta mampu memperkuat persatuan dan kebersamaan.
“Kami mendukung setiap kegiatan yang bersifat membangun dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk sinergi TNI dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif, ” tegas Kapten Arh Agus Gusnedi.
Festival Lurah Sindangrasa Cup berlangsung lancar hingga selesai. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus mengembangkan kegiatan kreatif yang mampu mempererat persaudaraan serta menjaga kelestarian budaya permainan tradisional. (PERS)
















































