Mahasiswa KKM Universitas Kuningan Mulai Pengabdian di Trusmi Kulon, Babinsa Koramil 0620-14/Weru Ikut Mengawal

1 month ago 46

CIREBON – Semangat kolaborasi terasa begitu kental di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Senin (06/07/2026) pagi. Pukul 09.00 WIB menjadi saksi dimulainya tahapan penting penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas Kuningan. Kehadiran Sertu Fernando, Babinsa Desa Trusmi Kulon, menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan institusi pendidikan dalam mendukung program pengabdian masyarakat.

Mahasiswa Universitas Kuningan yang antusias memadati lokasi, siap mengabdikan diri di Desa Trusmi Kulon. Kegiatan ini, yang dipandu oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Cucu Suhartini, S.Pd., M.Pd., mengusung tema ambisius: “Akselerasi Berdampak Menuju Desa Mandiri dan Berdaya Saing Berbasis Inovasi Lingkungan, Digitalisasi UMKM, dan Literasi Terintegrasi.”

Fokus utama monitoring oleh Babinsa adalah memastikan seluruh rangkaian acara penerimaan berjalan kondusif, aman, dan lancar. Lebih dari sekadar pengawasan, kegiatan ini mempererat tali silaturahmi dan kolaborasi untuk kemajuan desa. DPL Cucu Suhartini menekankan pentingnya adaptasi mahasiswa dengan lingkungan sosial masyarakat setempat, serta bagaimana program kerja yang mereka jalankan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Desa Trusmi Kulon, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat, inovasi lingkungan, digitalisasi UMKM, dan peningkatan literasi.

Sertu Fernando, melalui peran pembinaan teritorialnya, menegaskan komitmen TNI untuk senantiasa mendukung setiap inisiatif positif yang melibatkan masyarakat dan dunia pendidikan. “Kami dari Koramil melalui Babinsa siap mendukung dan mengawal seluruh rangkaian kegiatan KKM agar berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan menjadi mitra strategis dalam mendorong inovasi serta memperkuat semangat gotong royong di Desa Trusmi Kulon, ” ujar Sertu Fernando.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKM Universitas Kuningan. Semoga berbagai program yang dilaksanakan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan potensi desa, memperkuat UMKM, serta mendukung terwujudnya Desa Trusmi Kulon yang mandiri dan berdaya saing, ” ungkap Kepala Desa Trusmi Kulon, Abdul Tolib.

Ketua Kelompok 13 KKM Desa Trusmi Kulon, Ilcham Setyawan, menyatakan kesiapan timnya untuk berkolaborasi. “Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat untuk menjalankan program kerja yang relevan dengan kebutuhan desa. Harapan kami, kehadiran KKM dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, ” katanya.

“Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang mengedepankan inovasi, kepedulian sosial, dan kerja sama dengan masyarakat. Program KKM ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian yang berdampak langsung bagi pembangunan desa, ” imbuh DPL Cucu Suhartini, S.Pd., M.Pd.

Kepala LPPM, Dr. Ilham Adhya, S.Hut., M.Si., menambahkan, “Program KKM Universitas Kuningan dirancang untuk menghadirkan solusi yang aplikatif melalui inovasi lingkungan, digitalisasi UMKM, dan penguatan literasi. Kami berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan yang berkelanjutan menuju desa yang mandiri dan berdaya saing.”

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana terpantau aman, tertib, dan penuh optimisme. Kehadiran Babinsa menjadi simbol nyata kolaborasi yang solid dalam mendorong pembangunan desa melalui sinergi lintas sektor.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |