SOLOK – Polres Solok, Polda Sumbar, sukses menggelar Operasi Keselamatan 2025 dengan hasil yang menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Berdasarkan data yang dirilis, jumlah pelanggaran mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, seiring dengan gencarnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
Selama operasi berlangsung, Kapolres SOLOK AKBP Muari, S.IK, MM, MH, melalui Kasat Lantas IPTU Rido, SH, MH, mengatakan bahwa selama operasi berlangsung pihaknya menindak 24 pelanggar dengan sanksi tilang, sementara 285 pengendara hanya diberikan teguran.
Adapun barang bukti yang disita atas tindak pelanggaran itu meliputi SIM 4 lembar dan STNK 20 lembar.
Adapun jenis kendaraan yang terlibat dalam pelanggaran Sepeda motor 11 kasus, mobil penumpang 4 kasus, dan mobil barang 9 kasus.
Menariknya, tidak ada insiden atau kendala berarti selama operasi ini berlangsung. IPTU Rido menyatakan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari peningkatan imbauan tertib berlalu lintas, baik melalui sekolah-sekolah, media sosial, radio, maupun brosur yang dibagikan kepada pengendara.
Kecelakaan Lalu Lintas Selama Operasi Meningkat 1 Kasus
Meskipun jumlah pelanggaran menurun, data kecelakaan lalu lintas (laka lantas) masih menjadi perhatian. Adapun perbandingan kecelakaan selama Operasi Keselamatan dalam dua tahun terakhir:
Tahun 2025:
- Jumlah kecelakaan: 4 kejadian
- Korban jiwa (MD): 1 orang
- Korban luka berat (LB): Nihil
- Korban luka ringan (LR): 6 orang
- Kerugian material: Rp 20.200.000
Tahun 2024:
- Jumlah kecelakaan: 3 kejadian
- Korban jiwa (MD): Nihil
- Korban luka berat (LB): 1 orang
- Korban luka ringan (LR): 4 orang
- Kerugian material: Rp 1.500.000
Meski demikian, secara keseluruhan, di wilayah hukum Polda Sumbar, jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebanyak 16 kejadian dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Kasat Lantas Polres Solok, penurunan angka pelanggaran lalu lintas menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat mulai meningkat. Dengan strategi sosialisasi yang terus diperkuat, diharapkan angka kecelakaan juga semakin menurun di tahun-tahun mendatang.
Kasat IPTU Rido mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta mengutamakan kewaspadaan di jalan raya demi keselamatan bersama. (Amel)