Optimasi Penanganan Karhutla, Pabung Batanghari Cek Kesiapan Personel dan Peralalan

2 weeks ago 7

BATANGHARI - Berbagai upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh satuan tugas (Satgas) Karhutla bersama seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Batanghari.

Langkah tersebut dilakukan tidak hanya untuk mempercepat penanganan kebakaran dan mengurangi dampak asap, tetapi juga untuk memperkuat koordinasi serta menyamakan langkah dalam menghadapi potensi karhutla di lapangan.

Kesiapsiagaan tersebut ditunjukkan Pabung Kabupaten Batanghari Kodim 0415/Jambi, Mayor Inf Widi Purwoko, bersama Kalak BPBD Kabupaten Batanghari, Sholikin untuk penanggulangan peristiwa karhutla di Desa Rambutan Masam, Kecamatan Tembesi, Kabupaten Batanghari.

“Sebagai aparat teritorial, kami fokus membantu penanganan dan pemadaman Karhutla sekaligus terus mensosialisasikan bahaya serta dampaknya kepada masyarakat. Saat bertolak ke lokasi, Jumat kemarin, kami pastikan dulu kesiapan personel dan peralatan untuk optimasi penanganan di lapangan, ” ujar Widi Purwoko.

Dijelaskan, pengecekan penting dilakukan, guna memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebelum menuju lokasi.

“Kesiapan personel, peralatan pemadaman, serta koordinasi antartim menjadi bagian penting agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan tetap mengutamakan keselamatan petugas!” papar Widi.

Kondisi cuaca yang relatif kering disertai angin berpotensi mempercepat penyebaran api. Karena itu, sebut Widi, kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan perlu terus ditingkatkan guna mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan.

Widi Purwoko mengatakan, TNI melalui aparat kewilayahan akan terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam penanganan karhutla, baik melalui pemadaman maupun pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan, terutama dalam kondisi cuaca panas dan kering. Menurutnya, pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk menghindari meluasnya karhutla.

Ia berharap, melalui sinergi antara TNI, BPBD, Satgas Karhutla, pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan setiap potensi kebakaran dapat segera terdeteksi dan ditangani sehingga dampak asap maupun kerusakan lingkungan dapat diminimalisir.(IS/wid)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |