TANGERANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian yang menghasilkan inovasi bermanfaat bagi masyarakat. Terbaru, sebuah inovasi bernama Panel RISHAM (Rumah Instan Hemat Aman), sebuah teknologi beton pracetak yang sepenuhnya merupakan karya warga binaan, diperkenalkan kepada jajaran Komando Resor Militer (Korem) 052/Wijayakrama. Pengenalan ini dilakukan dalam sebuah audiensi di Markas Korem 052/Wijayakrama pada Kamis (9/7), sebagai langkah strategis untuk membangun sinergi dalam mendukung pembangunan hunian yang lebih aman, cepat, dan efisien, khususnya di wilayah yang berpotensi rawan bencana gempa.
Lapas Kelas I Tangerang berupaya memperluas jangkauan pemanfaatan hasil pembinaan kemandirian warga binaan. Lebih dari sekadar membekali keterampilan kerja, program ini juga difokuskan untuk menciptakan produk yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menekankan penguatan sumber daya manusia, peningkatan kualitas infrastruktur, dan pemanfaatan inovasi demi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, ini juga merupakan implementasi konkret dari Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang bertujuan mewujudkan pembinaan warga binaan yang produktif, bernilai ekonomi, dan berdampak positif bagi lingkungan sosial.
Dalam rangka memperluas diseminasi inovasi Panel RISHAM, Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Kepala Seksi Pengelolaan Hasil Kerja, melakukan audiensi dengan pimpinan Korem 052/Wijayakrama. Rombongan Lapas Tangerang diterima langsung oleh Komandan Korem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P., M.I.P., beserta jajaran petinggi Korem, termasuk Kepala Staf Korem Kolonel Inf Ato Sudiatna, S.I.P., Kepala Seksi Teritorial Kolonel Arh Tamaji, S.Sos., M.I.Pol., dan Kepala Seksi Intelijen Kolonel Inf Zia Ulhaq, S.Sos. Pertemuan ini menjadi momen krusial untuk memaparkan keunggulan Panel RISHAM dan sekaligus menjajaki potensi kolaborasi guna mendukung pembangunan hunian yang tidak hanya aman dan efisien, tetapi juga tahan terhadap guncangan gempa.
Dalam paparannya, Lapas Kelas I Tangerang menjelaskan secara rinci proses produksi Panel RISHAM yang sepenuhnya dikerjakan oleh warga binaan melalui program pembinaan kemandirian. Teknologi beton pracetak ini dirancang untuk memangkas waktu pembangunan secara signifikan dengan tetap menjaga standar kualitas yang tinggi, sehingga menghasilkan konstruksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Provinsi Banten, sebagai salah satu wilayah dengan risiko gempa yang cukup tinggi, sangat membutuhkan alternatif solusi konstruksi yang mengutamakan aspek keamanan tanpa mengorbankan efisiensi. Panel RISHAM dihadirkan sebagai jawaban inovatif atas tantangan tersebut, menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam proses pembangunan, kualitas yang terjamin, serta fleksibilitas penerapan untuk berbagai jenis kebutuhan hunian dan fasilitas lainnya.
Menanggapi pengenalan inovasi ini, Komandan Korem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P., M.I.P., memberikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya inovatif yang digagas oleh Lapas Kelas I Tangerang. Beliau menekankan bahwa hasil pembinaan yang mampu menghasilkan produk berkualitas seperti Panel RISHAM menunjukkan kontribusi nyata sektor pemasyarakatan dalam mendukung program pembangunan nasional. "Panel RISHAM memiliki potensi besar untuk mendukung penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat. Ketahanan wilayah tidak hanya dibangun melalui aspek pertahanan, tetapi juga melalui kesejahteraan masyarakat dan sinergi yang kuat antarinstansi. Kami mengapresiasi inovasi ini dan berencana mengunjungi Jawara Beton di Lapas Kelas I Tangerang untuk melihat secara langsung proses produksi Panel RISHAM, " ujarnya, menunjukkan minat serius untuk melihat lebih dekat implementasinya.
Senada dengan itu, Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan bahwa Panel RISHAM adalah bukti nyata keberhasilan program pembinaan yang mampu mentransformasi keterampilan warga binaan menjadi karya yang memiliki nilai guna signifikan bagi masyarakat. "Panel RISHAM merupakan hasil karya warga binaan yang lahir dari proses pembinaan kemandirian. Kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan ketika kembali ke masyarakat, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang dapat menjadi solusi atas berbagai kebutuhan pembangunan. Harapan kami, sinergi yang terjalin bersama Korem dapat membuka peluang pemanfaatan Panel RISHAM secara lebih luas sehingga karya warga binaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan nasional, " ungkap Beni Hidayat penuh harap.
Penjajakan kolaborasi ini menandai langkah awal yang penting dalam membangun kemitraan yang lebih erat antara Lapas Kelas I Tangerang dan Korem 052/Wijayakrama untuk mengoptimalkan pemanfaatan hasil karya warga binaan. Ke depan, Lapas Kelas I Tangerang berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi baru yang tidak hanya meningkatkan kualitas pembinaan di dalam lapas, tetapi juga memberikan kontribusi yang berarti bagi kemajuan pembangunan di Indonesia.
















































