Pastikan Pembinaan Berjalan Objektif, Lapas Permisan Gelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP)

1 month ago 42

NUSAKAMBANGAN – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Permisan Nusakambangan kembali melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian dari upaya memastikan proses pembinaan dan pemenuhan hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (03/07/2026) bertempat di Aula Kunjungan 2 Lapas Kelas IIA Permisan Nusakambangan.

Sidang dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) selaku Ketua TPP, Andar Saenur Warikas, serta diikuti oleh seluruh anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan Lapas Permisan. Dalam pelaksanaannya, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah turut mengikuti jalannya sidang secara daring melalui Bapak Azwin sebagai bentuk pembinaan, pengawasan, dan pemberian masukan terhadap setiap usulan yang dibahas.

Pada pelaksanaan sidang kali ini, Tim Pengamat Pemasyarakatan membahas usulan terhadap 46 Warga Binaan Pemasyarakatan, yang meliputi usulan Pembebasan Bersyarat (PB), perbaikan remisi, rujukan pelayanan kesehatan ke RSUD Cilacap, usulan pemuka, serta usulan Tamping bagi warga binaan yang telah memenuhi persyaratan berdasarkan hasil asesmen dan ketentuan yang berlaku.

Seluruh usulan dibahas secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek administratif maupun substantif, antara lain perkembangan perilaku, tingkat kedisiplinan, keaktifan mengikuti program pembinaan, serta hasil asesmen petugas. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap keputusan yang diambil memenuhi prinsip profesionalisme, objektivitas, dan akuntabilitas.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Pengamat Pemasyarakatan juga memberikan arahan kepada seluruh warga binaan yang mengikuti sidang agar senantiasa menjaga sikap dan perilaku yang baik, mematuhi tata tertib yang berlaku, menghormati petugas pemasyarakatan, serta terus menunjukkan perubahan perilaku yang positif selama menjalani masa pembinaan. Arahan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk mempertahankan hasil pembinaan sekaligus mempersiapkan diri dalam menghadapi proses reintegrasi sosial.

Melalui pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan ini, Lapas Kelas IIA Permisan Nusakambangan terus berkomitmen mewujudkan sistem pembinaan yang profesional, objektif, transparan, dan berorientasi pada pemenuhan hak Warga Binaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sidang TPP menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan sekaligus memastikan setiap kebijakan yang diambil memberikan manfaat bagi proses pembentukan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |