Pemkot Tangerang Bekali 100 Pelaku Ekonomi Kreatif Strategi Tembus Pasar Digital

1 day ago 5

Kota Tangerang -  Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) memberikan pembekalan strategi pengembangan produk dan usaha kepada 100 pelaku ekonomi kreatif. Kegiatan ini menjadi upaya pemerintah mendorong pelaku usaha semakin adaptif menghadapi perkembangan pasar digital.

Bimbingan teknis (bimtek) yang digelar di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang, Selasa (11/8/2026), membahas berbagai strategi pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kualitas produk hingga pemanfaatan konten dan pemasaran digital.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Tangerang, Yadi Teguh Heryadi, mengatakan kegiatan tersebut untuk memfasilitasi pelaku ekonomi kreatif agar mampu memanfaatkan peluang pasar digital yang berkembang pesat.

“Bimtek ini perdana kali digelar untuk memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif dapat mengembangkan produk usahanya, baik dari segi kualitas maupun segi pemasaran dengan memanfaatkan peluang konten dan pasar digital yang sedang banyak diminati, ” ujar Teguh.

Menurut dia, Pemkot Tangerang menghadirkan sejumlah ahli dan pelaku usaha berpengalaman untuk memberikan pengetahuan praktis kepada peserta. Materi yang diberikan mencakup perkembangan teknologi, tren pasar hingga perubahan perilaku konsumen.

Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku ekonomi kreatif memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan omzet usaha.

Sejumlah narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Siti Dewi Sri Ratna dari Binus University, Meilisa Putri Zerlindayanti dari Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Findy Oktavian Apriati dari Findmeera.

Peserta Antusias, Bimtek Bakal Digelar Bertahap

Teguh menyebut antusiasme pelaku ekonomi kreatif terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Peserta berasal dari berbagai subsektor, seperti kuliner, fesyen, kriya, fotografi, desain dan subsektor ekonomi kreatif lainnya.

“Bimtek ini disambut sangat antusias, semua subsektor ekonomi kreatif ada perwakilannya mulai dari kuliner, fesyen, kriya, fotografi, desain dan lain-lainnya. Bahkan jumlah pendaftar kemarin sangat banyak di luar perkiraan, ” katanya.

Melihat tingginya minat peserta, Pemkot Tangerang berencana kembali menggelar kegiatan serupa dalam beberapa gelombang berikutnya. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pembinaan bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Tangerang.

Selain mendapatkan pengetahuan mengenai pengembangan usaha dan pemasaran digital, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk membangun jejaring dan membuka peluang kolaborasi.

Pelaku UMKM asal Karawaci, Evi Aprianti, mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, materi mengenai pemasaran digital menjadi salah satu pengetahuan penting untuk mengembangkan usaha yang telah dirintisnya.

“Saya sangat antusias mengikuti bimtek ini untuk menambah ilmu, wawasan dan pengalaman terutama di bidang digital pemasaran karena bisa membuka peluang besar untuk mengembangkan produk UMKM yang sedang saya rintis beberapa tahun terakhir, ” ujar Evi.

Pemkot Tangerang berharap penguatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif melalui kegiatan tersebut dapat mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat, kolaboratif, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(adv)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |