Pengajian Syahriah Jawilan Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

2 hours ago 2

SERANG – Sekitar 100 jemaah dari kalangan ulama, umara, dan masyarakat mengikuti Pengajian Rutin Bulanan Syahriah di Aula Kantor Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Selasa (11/8/2026).

Pengajian yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di Jalan Cikande–Rangkasbitung Kilometer 9, Desa Majasari. Kegiatan menjadi momentum memperkuat ukhuwah sekaligus menjaga kerukunan dan kondusivitas wilayah Kecamatan Jawilan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, KH Ahmad Bazari Syam, hadir sebagai penceramah utama. Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Jawilan Syamsudin, S.Pd., Danramil 0602-21/Kopo-Jawilan Mayor Inf Ade Hermansyah, serta Kapolsek Jawilan yang diwakili Kanit Reskrim beserta anggota.

Kegiatan juga dihadiri Ketua MUI Kecamatan Jawilan KH Ibang, para kepala desa se-Kecamatan Jawilan, alim ulama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Plt. Camat Jawilan, Ketua MUI Provinsi Banten, serta perwakilan Polsek Jawilan.

Plt. Camat Jawilan, Syamsudin, mengatakan pengajian tersebut menjadi ruang mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. “Kami berharap kebersamaan antara ulama, umara, dan masyarakat terus terpelihara sehingga kerukunan, keamanan, serta kondusivitas Kecamatan Jawilan dapat selalu terjaga, ” ujarnya.

Dalam tausiah, KH Ahmad Bazari Syam menegaskan bahwa kekuatan sebuah wilayah terletak pada kekompakan ulama dan umara. Ulama berperan sebagai kompas moral umat, sedangkan umara menjadi penggerak pembangunan. “Jika ulama dan umara bersatu, insyaallah masyarakat akan rukun, wilayah akan aman, dan akhlak umat akan terjaga, ” tegasnya.

Pengajian dilanjutkan dengan pembahasan dua kitab kuning yang menjadi rujukan di lingkungan pesantren. Kitab Fathul Mu’in dibahas oleh KH Sumardi, sedangkan Kitab Tafsir Munir disampaikan oleh KH Sodri. Para jemaah tampak antusias menyimak dan mencatat materi yang diberikan.

Kegiatan ditutup pada pukul 11.30 WIB dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberkahan masyarakat Jawilan. Seluruh rangkaian pengajian berlangsung tertib, lancar, dan aman.

Melalui pengajian rutin tersebut, sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga kehidupan yang religius, rukun, serta kondusif di Kecamatan Jawilan. (PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |