TNI Kawal Posyandu di Lanny Jaya, 25 Personel Satgas Yonif 742 Turun Tangan

2 hours ago 2

LANNY JAYA - Sebanyak 25 personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema diterjunkan untuk mengamankan sekaligus mendampingi kegiatan Posyandu di Kampung Mbu, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Pos TK Wunabunggu dengan menggabungkan patroli keamanan, komunikasi sosial (Komsos), dan pembinaan teritorial terbatas. Kehadiran prajurit ditujukan untuk memastikan kegiatan kesehatan masyarakat berlangsung dalam suasana aman dan kondusif.

Sebanyak 15 personel kesehatan dipimpin Dantonkes Lettu CKM Arya Winata, S.Kes., Ftr. ikut mendukung kegiatan. Sementara 10 personel pengamanan dipimpin Letda Inf Roni Setiawan bertugas menjaga perimeter selama kegiatan berlangsung.

Kolaborasi tersebut melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Malaganeri (Pusat Daerah Tiom) dan Puskesmas Malagi (Wunabunggu). Sejumlah tenaga medis turut hadir, antara lain bidan Satika Manggara, apoteker Syaiful, bidan Agustin, perawat Kelince Weya, bidan Pendina Kogoya, perawat Epenetus Anes, serta perawat Mirance Kiwo.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., mengatakan kehadiran prajurit di Papua tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga diarahkan untuk membantu masyarakat melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

“Kehadiran prajurit TNI di tanah Papua tidak hanya semata-mata untuk menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah, tetapi juga harus membawa sentuhan kemanusiaan dan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi dengan tenaga kesehatan di pelosok Lanny Jaya, kami ingin memastikan warga Papua Pegunungan mendapatkan hak kesehatan dasar dalam kondisi yang aman, nyaman, dan damai, ” tegas Dedi.

Komandan Pos TK Wunabunggu, Letda Inf Mathias David Metikores, yang memimpin kegiatan di lapangan, menekankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas.

“Patroli ini bukan sekadar tugas pengamanan wilayah, melainkan bentuk bakti dan cinta kasih kami kepada warga Wunabunggu. Melihat senyum para mama dan anak-anak yang merasa aman saat memeriksakan kesehatannya di Posyandu adalah kebanggaan terbesar bagi kami. Kami adalah bagian dari masyarakat, dan kami akan selalu ada untuk melindungi mereka, ” ujar Mathias.

Kedatangan personel Satgas disambut tenaga kesehatan dan warga setempat. Interaksi langsung antara prajurit, tenaga medis, dan masyarakat menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta kepercayaan di wilayah Wunabunggu.

Tokoh agama Kampung Mbu, Pendeta Yutius Kiwo, mengapresiasi keterlibatan prajurit dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut kehadiran Satgas membuat masyarakat merasa lebih aman dan terbantu.

“Terima kasih kepada TNI. Kehadiran personel Satgas di sini membuat masyarakat merasa sangat aman dan terbantu. Mereka tidak hanya menjaga kampung kami, tetapi juga peduli dan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu bidang kesehatan, ” kata Yutius.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial Satgas Yonif 742/SWY Koops TNI Habema di wilayah Lanny Jaya. Patroli keamanan yang dipadukan dengan kegiatan masyarakat diharapkan memperkuat hubungan antara TNI, tenaga kesehatan, dan warga.

Bagi masyarakat Kampung Mbu, kehadiran prajurit di tengah kegiatan Posyandu memberikan rasa aman sekaligus memperlihatkan bentuk kepedulian yang hadir langsung di tengah kehidupan warga.

Melalui kegiatan terintegrasi tersebut, Satgas Yonif 742/SWY berupaya menjaga stabilitas wilayah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Papua Pegunungan.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |