Bojonegoro (11/08/2026) - Perum Perhutani KPH Bojonegoro melaksanakan kegiatan Exploring Biodiversity & HCVF 2026 bersama mahasiswa dan siswa SMK sebagai bagian dari upaya mengenalkan keanekaragaman hayati serta pentingnya menjaga kawasan hutan bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value Forest/HCVF).
Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan hutan Cancung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, tersebut menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat kondisi ekosistem hutan, potensi keanekaragaman hayati, serta berbagai aspek pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Peserta yang terdiri dari jajaran Perhutani KPH Bojonegoro, mahasiswa, dan siswa SMK diajak melakukan eksplorasi kawasan dengan mengamati lingkungan sekitar serta mengenali berbagai unsur biodiversitas yang terdapat di dalam kawasan hutan. Kegiatan ini sekaligus memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan keberadaan kawasan yang memiliki nilai konservasi.
KSS K3L Perhutani KPH Bojonegoro Ika Agustin menyampaikan bahwa kegiatan Exploring Biodiversity & HCVF 2026 merupakan bentuk edukasi lingkungan yang melibatkan generasi muda secara langsung.
“Kami ingin mengajak mahasiswa dan siswa SMK untuk mengenal hutan secara lebih dekat. Hutan bukan hanya memiliki fungsi produksi, tetapi juga menyimpan keanekaragaman hayati dan kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi. Karena itu, kelestariannya menjadi tanggung jawab bersama, ” ujar Ika.
Menurut Ika, keterlibatan mahasiswa dan siswa SMK diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Pengalaman belajar secara langsung di lapangan juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memahami bahwa pengelolaan hutan membutuhkan keseimbangan antara pemanfaatan, perlindungan, dan pelestarian.
Sementara itu, Intan, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar secara langsung mengenai kondisi hutan dan keanekaragaman hayati.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman secara langsung untuk mengenal kondisi hutan dan keanekaragaman hayati yang ada. Kami tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga bisa melihat dan memahami pentingnya menjaga ekosistem hutan secara langsung di lapangan, ” ungkap Intan.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini memberikan wawasan baru bagi mahasiswa maupun siswa SMK mengenai pentingnya keberadaan hutan bagi lingkungan. Selain mendapatkan pengetahuan, peserta juga dapat melihat secara langsung bagaimana upaya menjaga kawasan hutan dan biodiversitas dilakukan.
Melalui kegiatan Exploring Biodiversity & HCVF 2026, Perhutani KPH Bojonegoro terus mendorong kolaborasi dengan dunia pendidikan dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap kelestarian lingkungan.
Semangat “Melangkah Bersama” menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan peran berbagai pihak dalam menjaga hutan, melestarikan biodiversitas, serta memastikan keberadaan kawasan bernilai konservasi tinggi tetap terjaga untuk generasi mendatang.@Red.















































