Lawu Ds (06/07/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds bersama masyarakat Desa Kare menggelar tradisi Bersih Desa di Pelataran Sendang Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Senin (6/7/2026). Kegiatan yang merupakan tradisi tahunan masyarakat pada bulan Muharam tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus upaya melestarikan budaya lokal dan mempererat kebersamaan.
Administratur Perhutani KPH Lawu Ds melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Wilis Utara, Endro Yulianto, mengatakan Perhutani mendukung pelestarian tradisi lokal sebagai bagian dari upaya menjaga nilai budaya sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat desa sekitar hutan.
“Tradisi Bersih Desa merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan. Kami berharap masyarakat Desa Kare senantiasa diberikan kesehatan, hasil panen yang melimpah, serta terus bersama Perhutani menjaga kelestarian hutan, ” ujarnya.
Kepala Desa Kare, Sunarno, menyampaikan bahwa Bersih Desa merupakan ungkapan syukur dan doa bersama agar masyarakat diberi keselamatan, terhindar dari bencana, serta memperoleh hasil panen yang melimpah. Ia juga mengapresiasi dukungan Perhutani kepada masyarakat yang memanfaatkan lahan hutan melalui pola agroforestri.
“Tradisi ini harus terus dilestarikan karena selain mempererat kebersamaan warga, juga mendukung pengembangan potensi desa, termasuk sektor pertanian dan pariwisata berbasis budaya. Kami berharap perekonomian masyarakat semakin meningkat dan Desa Kare senantiasa diberikan keberkahan, ” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Kasirin, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi Bersih Desa sebagai warisan budaya yang sarat nilai gotong royong dan kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Lawu Ds berharap sinergi dengan masyarakat sekitar hutan semakin kuat sehingga pelestarian budaya, pengelolaan hutan yang lestari, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.@Red.

















































