Lawu Ds (29/06/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds memberikan edukasi tentang ekosistem hutan kepada mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui kegiatan praktik lapangan di petak 73B-6, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sarangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan, Kabupaten Magetan, Kamis (25/06/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Perhutani terhadap pengembangan pendidikan kehutanan melalui pembelajaran langsung di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mempelajari karakteristik ekosistem hutan pegunungan, keanekaragaman flora dan fauna, serta praktik pengelolaan hutan lestari yang diterapkan Perhutani di lereng Gunung Lawu.
Administratur Perhutani KPH Lawu DS, Adi Nugroho, menyampaikan bahwa praktik lapangan menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami pengelolaan ekosistem hutan secara langsung.
“Pengelolaan hutan lestari harus mampu menjaga keseimbangan antara aspek produksi dan kelestarian keanekaragaman hayati. Di kawasan hutan Perhutani Lawu, mahasiswa dapat mempelajari ekosistem hutan pegunungan yang masih terjaga dengan baik, lengkap dengan berbagai jenis flora seperti Acacia decurrens, cemara gunung, pasang, dan Eucalyptus alba, serta keanekaragaman fauna yang hidup di dalamnya, ” ujarnya.
Ia berharap pengalaman praktik lapangan tersebut menjadi bekal bagi mahasiswa dalam memahami pengelolaan hutan secara komprehensif sebelum terjun ke dunia kerja.
Sementara itu, dosen pembimbing praktik dari Laboratorium Biomateri Fakultas Kehutanan UGM menyampaikan apresiasi kepada Perhutani atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan.
“Praktik lapangan ini menjadi tahapan penting bagi mahasiswa kehutanan untuk memahami kondisi hutan secara nyata. Pengalaman ini memperkuat pemahaman antara teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik pengelolaan hutan di lapangan, sekaligus meningkatkan kemampuan teknis maupun keterampilan mahasiswa, ” ungkapnya.
Salah satu mahasiswa peserta praktik, Arifudin, mengaku memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman selama kegiatan berlangsung.
“Kami mendapatkan pemahaman langsung mengenai pengelolaan hutan serta mengenali berbagai tipe ekosistem, flora, dan fauna yang ada di kawasan hutan Perhutani. Pengalaman ini sangat bermanfaat sebagai bekal kami di masa mendatang, ” katanya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Lawu DS terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kehutanan sekaligus memperkenalkan praktik pengelolaan hutan lestari kepada generasi muda sebagai calon pengelola hutan di masa depan.@Red.
















































