Madura (14/08/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Madura Timur, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pamekasan, terus memperkuat langkah preventif dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui peningkatan sinergi dan sosialisasi mekanisme mitigasi karhutla kepada tokoh masyarakat Desa Larangan Slampar, Kabupaten Pamekasan. Jum'at (14/08/2028).
Administratur Perhutani KPH Madura, melalui Asisten Perhutani (Asper) BKPH Madura Timur, Supriyanto, menyampaikan bahwa, Sosialisasi ini menjadi bagian dari strategi Perhutani untuk membangun kesiapsiagaan berbasis masyarakat. Tokoh masyarakat memiliki posisi strategis dalam menyampaikan pesan perlindungan hutan kepada warga sekaligus mendorong terbentuknya kepedulian bersama terhadap ancaman kebakaran.
"Melalui kegiatan tersebut, jajaran Perhutani BKPH Madura Timur, memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan karhutla, potensi sumber penyebab kebakaran, pentingnya meningkatkan kewaspadaan pada kondisi rawan, serta mekanisme penyampaian informasi apabila masyarakat menemukan kepulan asap atau indikasi titik api di sekitar kawasan hutan, " katanya.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Desa Larangan Slampar, Jamal, menyambut positif langkah Perhutani dalam memberikan edukasi mengenai mitigasi karhutla. Menurutnya, komunikasi langsung seperti ini penting untuk meningkatkan pemahaman warga sekaligus membangun kesadaran bahwa pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama.
“Kami menyambut baik sosialisasi dari Perhutani. Informasi mengenai pencegahan dan mekanisme pelaporan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami akan ikut menyampaikan kepada warga agar lebih waspada dan bersama-sama menjaga lingkungan serta kawasan hutan dari ancaman kebakaran, ” ungkapnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Perhutani KPH Madura berharap terbangun komitmen bersama antara Perhutani khususnya jajaran BKPH Madura Timur dan masyarakat sekitar hutan dalam menciptakan kondusifitas kawasan hutan yang aman, lestari, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.@Red.
















































