Perhutani Probolinggo Hadir Dalam Festival Lamadjang The Land of Glory di Pantai Pecak Lumajang

1 month ago 11

Probolinggo - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo menghadiri Festival Lamadjang The Land of Glory tahun 2026, yang digelar Pemerintah Kabupaten Lumajang. Festival ini merupakan salah satu agenda terbesar di Kabupaten Lumajang yang bertujuan melestarikan sekaligus mempromosikan Seni Topeng Kaliwungu sebagai warisan budaya daerah, memperkuat identitas budaya Lumajang serta mengenalkan kembali sejarah kejayaan Kerajaan Lamajang Tigang Njuru, kepada generasi muda dan masyarakat luas, yang berlangsung di Pantai Pecak, kawasan hutan petak 19e, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bago, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pasirian, pada Minggu (28/06/2026)

Festival yang dibuka secara resmi oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati tersebut dihadiri oleh para pejabat pemerintah pusat dan daerah, yakni Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI Marsha Nadila, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur Endah Budi Haryani, anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari, Wakil Administratur/KSKPH Lumajang Soegiharto Aries Soebagiyo, Asper/KBKPH Pasirian Eko Tunggal, Forkopimda Kabupaten Lumajang, tamu undangan, tokoh masyarakat,  tokoh agama dan warga masyarakat.

Acara puncak Festival Lamadjang The Land of Glory yang mengusung tema “Segoro Topeng Kaliwungu dan Jaran Kencak 2026” ini, diikuti oleh ratusan penari yang memenuhi bibir Pantai Watu Pecak yang menampilkan perpaduan tari, musik tradisional, teatrikal dan visual artistik lanskip pesisir yang mengangkat kisah kejayaan Lamadjang yang pernah berkembang dan menjadi bagian dari sejarah panjang Kabupaten Lumajang.

Administratur Perhutani KPH Probolinggo, melalui Wakil Administratur/KSKPH Lumajang Soegiharto Aries Soebagiyo, mengapresiasi kegiatan yang dicanangkan pemerintah Kabupaten Lumajang dalam upaya pelestarian budaya lokal.

“Melalui festival ini potensi alam bisa tergali dan kreativitas masyarakat dalam mengemas potensi lokal sangat luar biasa. Harapannya melalui festival ini akan menjadi penggerak sektor pariwisata dan memberdayakan masyarakat lokal melalui ekonomi kreatif, kearifan lokal, pariwisata dan budaya untuk mendorong kemajuan daerah Kabupaten Lumajang”, tuturnya.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa puncak Festival Lamadjang The Land of Glory, dengan menyuguhkan Tari Segoro Topeng Kaliwungu merupakan pertunjukan kolosal yang bukan sekedar hiburan, melainkan edukasi untuk memperkenalkan sejarah dan memperkuat identitas budaya bangsa.

“Melalui Festival Lamadjang The Land of Glory, kami ingin mengajak generasi muda mengenal kembali akar sejarah daerahnya. Budaya bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga kekuatan yang menginspirasi masa depan dan memperkuat karakter masyarakat Lumajang. Pemahaman terhadap sejarah daerah menjadi bagian penting dalam membangun rasa bangga dan memiliki terhadap identitas lokal. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman”, ujarnya.

Festival Lamadjang The Land of Glory yang digelar tidak hanya menjadi ajang pertujukan seni tradisional tetapi menjadi ruang edukasi sejarah, promosi destinasi wisata dan penguatan identitas budaya Kabupaten Lumajang. Ribuan masyarakat yang memadati kawasan Pantai Watu Pecak mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelestarian warisan budaya lokal. Melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Lumajang dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan budaya Kabupaten Lumajang semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkokoh posisi Lumajang sebagai daerah yang kaya akan sejarah seni dan tradisi budaya.@Red.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |