Peringati HKAN 2026, Perhutani Probolinggo dan BKSDA Jatim Gelar Penanaman Pohon dan Bersih Sampah di Krucil

1 hour ago 3

Probolinggo - Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2026, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo berkolaborasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menggelar Gerakan Pemulihan Ekosistem melalui aksi penanaman dan bersih sampah, yang berlangsung di Resor Konservasi Wilayah (RKW) 18 Dataran Tinggi Yang, Seksi KSDA Wilayah (SKW) VI Probolinggo, Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, pada Senin (10/08/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mensukseskan Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026, sebagai bagian dari agenda nasional di bidang konservasi alam dengan mengusung tema “Konservasi Alam: Kerja Bersama Merawat Alam Indonesia”. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur Ir. Nur Patria Kurniawan, S.Hut. M.Sc beserta jajaran, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Krucil Triyono, Forkopimca Krucil, Yonif TP 836/Brahma Yodha, Kepala Desa Bermi, Pelaku Wisata Bermi, Open Trip dan masyarakat sekitar.

Administratur Perhutani KPH Probolinggo, Akhmad Faizal, S.Hut.MM, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung gerakan konservasi alam yang dilakukan secara aktif dan berkelanjutan, dengan melibatkan semua elemen, karena menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab semua pihak.

“Perhutani mendukung gerakan konservasi alam yang dilakukan secara aktif dan berkelanjutan. Melalui momen ini bisa menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian alam dan keanekaragaman hayati. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendorong pemanfaatan sumber daya alam hayati dan ekosistem secara lestari, yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada kesejahteraan generasi mendatang”, ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur Ir. Nur Patria Kurniawan, S.Hut. M.Sc, mengatakan bahwa konservasi alam melalui penghijauan sangat penting dilakukan dan membutuhkan peran bersama untuk menjaga keberlanjutan hutan.

“Hari ini, Balai Besar KSDA Jawa Timur bersama dengan masyarakat, tokoh masyarakat, TNI-Polri, pelaku wisata, open trip, ojek, Perhutani, Forkopimca di Kecamatan Krucil tepatnya di Pos Bermi, melakukan aksi bersama sesuai dengan arahan Menteri Kehutanan, launching kegiatan pemulihan ekosistem untuk Indonesia. Jadi kami bersama-sama menanam MPTS jenis rambutan, durian, alpukat, jambu dan kelengkeng yang notabene-nya nanti akan disebarkan juga ke masyarakat, jadi ini merupakan gerakan menanam seluruh Indonesia, dan juga partisipasi dari Balai Besar KSDA Jawa Timur”, pungkasnya.

Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus, merupakan bentuk penghormatan atas lahirnya gerakan konservasi alam di Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak untuk memperkuat pemulihan ekosistem melalui penanaman pohon dan kegiatan konservasi yang melibatkan berbagai pihak.@Red.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |