BANDUNG - Sebuah kehormatan luar biasa diraih oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Institusi ini berhasil menorehkan prestasi puncak di kancah nasional, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi seluruh jajaran dan masyarakat Jawa Barat.
Puncak apresiasi ini diwujudkan melalui penganugerahan tanda kehormatan Nugraha Sakanti, yang disematkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai pengakuan atas jasa dan kontribusi signifikan Polda Jabar dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, serta dedikasi tak terbatas kepada bangsa dan negara.
Momen bersejarah ini terjadi dalam sebuah upacara khidmat yang digelar di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Penganugerahan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres RI) Nomor 37/TK/Tahun 2026, yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Mayjen Wahyu Yudhayana.
Fondasi yang kokoh dari prinsip kerja "Berwibawa, Tegas, dan Humanis" menjadi landasan utama Polda Jabar dalam meraih penghargaan Nugraha Sakanti. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan Polda Jabar dalam mengimplementasikan prinsip kerja yang mengutamakan kewibawaan, ketegasan, kemanusiaan, serta keteguhan dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Kapolda Jabar, Komjen Pol. Rudi Setiawan, Polda Jabar dinilai telah mencapai kesuksesan gemilang dalam tiga aspek krusial yang menjadi perhatian utama.
Pertama, dalam menjaga Kamtibmas Berbasis Kearifan Lokal. Melalui program unggulan "Sauyunan Jaga Lembur, " Polda Jabar berhasil membangun sinergi yang kuat dengan masyarakat, menciptakan kolaborasi erat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kedua, keberhasilan nyata dalam Penegakan Hukum Internasional. Polda Jabar menunjukkan prestasi signifikan dalam membongkar dan mengungkap jaringan sindikat perdagangan internasional yang meresahkan.
Ketiga, kesuksesan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026. Inovasi pelayanan mudik lintas sektor melalui kehadiran pos-pos tematik di sepanjang jalur mudik memberikan pengalaman mudik yang prima sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Jawa Barat.
Presiden Prabowo Subianto dalam amanatnya menyampaikan pesan khusus yang mendalam kepada seluruh personel di tanah Jawa Barat. Beliau menekankan pentingnya menjaga semangat pelayanan dan menjadi agen perubahan positif.
















































