Agam, Sumbar – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat kembali menunjukkan kepedulian dan empatinya kepada masyarakat terdampak bencana alam, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak.
Sebanyak 400 paket perlengkapan sekolah disalurkan Polda Sumbar kepada pelajar yang terdampak bencana banjir bandang, banjir, dan tanah longsor di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Rabu (7/1/2026).

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar Ny. Sari Gatot Tri Suryanta, dan dilaksanakan di SD Negeri 36 Palembayan.
Bantuan yang diberikan berupa seragam sekolah, sepatu, tas, serta alat tulis, yang diperuntukkan bagi pelajar mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK. Pada tahap pertama, sebanyak 104 paket diserahkan kepada siswa SD dan SMP yang terdampak langsung bencana.
Kapolda Sumbar menjelaskan bahwa bantuan tersebut difokuskan kepada anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.
“Bantuan ini kami serahkan kepada anak-anak TK, SD, dan SMP yang perlengkapan sekolahnya rusak atau hilang akibat banjir bandang, banjir, dan tanah longsor, ” ujar Kapolda.
Ia menyebutkan, total bantuan yang disiapkan berjumlah 400 paket, terdiri dari sepatu, tas, seragam, celana, dan topi. Untuk tahap awal, bantuan disalurkan kepada siswa di SDN 36 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.
Kapolda menambahkan, jumlah bantuan masih berpotensi bertambah seiring berjalannya proses pendataan di lapangan oleh personel Polri.
“Pendataan masih terus dilakukan. Jika masih ada anak-anak yang membutuhkan, silakan laporkan kepada petugas di lapangan, ” katanya.
Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan pendataan detail, mulai dari identitas penerima hingga ukuran sepatu dan pakaian, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
“Kami tidak ingin berhenti sampai di sini. Anak-anak kita harus tetap sekolah dan kembali tersenyum, ” tegas Kapolda.
Selain penyerahan bantuan pendidikan, Kapolda Sumbar bersama jajaran juga melaksanakan makan dan doa bersama dengan para siswa, guru, wali murid, serta masyarakat terdampak bencana. Kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kapolda Sumbar menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan moril kepada masyarakat terdampak bencana.
“Melalui kebersamaan dalam makan dan doa ini, kami ingin menguatkan semangat anak-anak, para guru, orang tua, serta masyarakat agar bangkit dan menyongsong Ramadan dengan penuh harapan. Semoga membawa keberkahan bagi kita semua, ” tutupnya.













































