LABAKKANG — Menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang, Kepala SMPN 2 Labakkang, Ambo Sakka, S.Ag., M.M., memimpin langsung kegiatan pembenahan lingkungan sekolah, Senin (22/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan sekolah dalam menyambut momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Di sela-sela kesibukannya, Ambo Sakka terlihat turut serta melakukan pemangkasan cabang pohon besar yang berada di halaman sekolah. Menurutnya, beberapa pohon yang tumbuh cukup besar perlu ditata agar lingkungan sekolah menjadi lebih rapi, aman, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
"Kami melakukan pembenahan lingkungan sekolah dalam menghadapi Hari Kemerdekaan RI ke-81. Ada beberapa pohon besar yang tumbuh di halaman sekolah sehingga perlu dipangkas dan ditata kembali agar lingkungan sekolah terlihat lebih indah dan bersih, " ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah merupakan bagian penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Lingkungan yang tertata dengan baik tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar bagi para siswa dan guru.
Selain pemangkasan pohon, pihak sekolah juga berencana melakukan penataan taman, pembersihan halaman, serta memperbaiki beberapa titik yang dianggap perlu dibenahi. Langkah tersebut dilakukan agar suasana sekolah semakin asri dan mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyambut hari kemerdekaan.
Ambo Sakka berharap seluruh warga sekolah dapat ikut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, menciptakan sekolah yang bersih dan indah bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah, tetapi juga seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Dengan semangat gotong royong dan cinta lingkungan, SMPN 2 Labakkang terus berupaya menghadirkan suasana sekolah yang nyaman, sehat, dan inspiratif. Pembenahan yang dilakukan menjelang HUT RI ke-81 ini diharapkan menjadi wujud nyata dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, kepedulian, dan rasa cinta tanah air kepada generasi muda. ( Herman Djide)

















































