INTAN JAYA - Petani di Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, mendapat angin segar dari program ROSITA atau Borong Hasil Tani yang digelar Satgas Yonif 757/GV Titik Kuat Kotis. Program tersebut menyasar hasil pertanian warga di Pasar Pogapa, Rabu (12/8/2026).
Dipimpin Letda Caj Wahyu bersama lima personel, Satgas membeli sejumlah hasil pertanian yang dijual warga. Komoditas yang diborong antara lain sayuran, umbi-umbian, dan buah-buahan.
Program tersebut menjadi salah satu upaya Satgas untuk membantu petani mendapatkan akses pasar sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di wilayah penugasan.
Aktivitas jual beli berlangsung di Pasar Pogapa. Selain membeli hasil panen, personel Satgas juga berbincang langsung dengan petani dan pedagang untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan mereka.
Komunikasi tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar terus meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian.
Salah satu personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengatakan program ROSITA diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi petani, terutama dalam membantu memasarkan hasil panen.
“Kami ingin hasil pertanian masyarakat memiliki pasar dan tidak berhenti hanya karena keterbatasan pembeli. Dengan membeli langsung hasil panen, kami berharap petani semakin bersemangat untuk mengembangkan usaha pertaniannya, ” ujar Letda Caj Wahyu.
Program ROSITA mendapat sambutan positif dari masyarakat karena memberikan alternatif pemasaran bagi hasil pertanian warga. Bagi petani, adanya pembeli secara langsung dapat menjadi dorongan untuk terus menjaga produktivitas dan kualitas komoditas yang dihasilkan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang interaksi antara prajurit dan masyarakat. Satgas tidak hanya bertransaksi, tetapi juga membangun komunikasi dengan petani dan pedagang di Pasar Pogapa.
Melalui program yang dilakukan secara berkelanjutan, Satgas Yonif 757/GV berharap potensi pertanian Kampung Pogapa dapat semakin berkembang. Petani didorong untuk lebih produktif, mandiri, dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
Program ROSITA menjadi salah satu bentuk pembinaan teritorial melalui pendekatan ekonomi masyarakat. Dari Pasar Pogapa, prajurit dan petani bertemu dalam satu kepentingan: hasil bumi warga terserap dan roda ekonomi kampung terus bergerak.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat di Kampung Pogapa, dengan menjadikan potensi pertanian lokal sebagai salah satu kekuatan ekonomi warga.
(PERS)
















































