MOROWALI, Sulawesi Tengah– Pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Pulau Umbele, Kabupaten Morowali, akhirnya tuntas. Hanya dalam waktu satu bulan, berbagai pekerjaan yang telah direncanakan berhasil diselesaikan dan memberikan hasil yang dinilai sesuai dengan harapan masyarakat.
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang telah bekerja keras menyelesaikan seluruh rangkaian pembangunan tersebut. Menurutnya, hasil TMMD di Pulau Umbele menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi TNI, pemerintah dan masyarakat mampu mempercepat pembangunan di wilayah yang membutuhkan perhatian.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Pulau Umbele. Hasil TMMD yang dikerjakan teman-teman TNI ini sangat luar biasa, sesuai dengan apa yang diharapkan dan dikerjakan hanya dalam satu bulan, ” ujar Iksan usai upacara penutupan TMMD, Jumat (14/8/2026).
Bagi Iksan, keberhasilan tersebut bukan sekadar soal pembangunan yang selesai tepat waktu. Lebih dari itu, kehadiran TMMD di Pulau Umbele diharapkan meninggalkan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Ia memastikan seluruh pekerjaan yang telah direncanakan sejak pembukaan TMMD dapat diselesaikan tanpa ada bagian yang terlewat.
“Setelah kita pembukaan, tidak ada yang terlewat dan kondisinya selesai, ” katanya.
Penutupan TMMD ke-129 berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Danrem, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah dan Kabupaten Morowali.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menjadi gambaran kuatnya dukungan lintas sektor terhadap program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Iksan berharap hasil pembangunan TMMD tidak berhenti sebagai infrastruktur yang telah selesai dibangun. Ia meminta masyarakat Pulau Umbele memanfaatkan dan menjaga seluruh hasil program tersebut agar manfaatnya dapat terus dirasakan.
Terlebih, menurutnya, pembangunan yang dilakukan melalui TMMD harus mampu membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengembangkan aktivitas ekonomi.

“Harapan kita bagaimana TMMD ini dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat dalam percepatan ekonomi, ” pungkasnya.
Dengan berakhirnya TMMD ke-129, Iksan berharap semangat gotong royong yang terbangun selama pelaksanaan program dapat terus dipelihara. Sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan Morowali.
















































