LANNY JAYA - Suasana HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di pedalaman Papua Pegunungan berlangsung penuh haru dan keceriaan. Prajurit Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 742/SWY Koops TNI Habema bersama warga menggelar upacara bendera, berbagai perlombaan kemerdekaan, serta membagikan bantuan pendidikan kepada siswa SDN 1 Kuyawage, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Senin (17/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa bagi anak-anak Kuyawage. Selain mengikuti pengibaran Bendera Merah Putih, para siswa menerima seragam sekolah baru, perlengkapan alat tulis, pakaian layak pakai, serta satu unit speaker aktif yang disebut merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia untuk mendukung kegiatan pendidikan di sekolah.
Upacara bendera dipimpin Bapa Webanus Kogoya dan diikuti personel Satgas Yonif 742/SWY Koops TNI Habema, guru serta siswa SDN 1 Kuyawage. Usai upacara, wajah ceria anak-anak terlihat ketika mereka mengenakan seragam sekolah baru secara bersama-sama.
Danpos TK Kuyawage, Lettu Inf Arya Sayaka, S.Tr.(Han), mengatakan kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat kebangsaan dan harapan generasi muda.
“Kehadiran kami di Kuyawage bukan sekadar menjaga keamanan garis batas negara, melainkan juga menyalakan pelita harapan bagi generasi penerus bangsa. Melihat binar bahagia dan senyum polos anak-anak saat mengenakan seragam baru serta mengibarkan Bendera Merah Putih adalah hadiah kemerdekaan terindah bagi kami prajurit, ” ujar Arya.
Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan anak-anak di wilayah pedalaman merupakan bagian penting dalam membangun masa depan Papua.
“Kami ingin memastikan anak-anak di pedalaman Papua merasakan hangatnya perhatian negara dan memeluk cita-cita mereka dengan penuh optimisme, ” lanjutnya.
Perwakilan guru SDN 1 Kuyawage, Bapa Webanus Kogoya, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima sekolah dan para siswa. Menurut dia, dukungan tersebut memiliki arti besar bagi anak-anak di Distrik Kuyawage.
“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto dan Bapak Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto atas bantuan rehabilitasi sekolah, seragam baru, alat tulis, pakaian, dan pengeras suara ini. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami di Distrik Kuyawage, ” ungkap Webanus.
Kemeriahan HUT ke-81 RI kemudian berlanjut dengan berbagai perlombaan tradisional. Di halaman SDN 1 Kuyawage, anak-anak mengikuti lomba memasukkan bendera ke dalam botol, balap karung, hingga memasukkan paku ke dalam botol.
Sorak-sorai dan gelak tawa pecah ketika para peserta berusaha menjadi yang tercepat. Panitia kemudian memberikan hadiah kepada para pemenang mulai juara 1, 2, 3 hingga juara harapan.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedy Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa momentum kemerdekaan di Kuyawage menjadi gambaran kedekatan TNI dengan masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.
“Satgas TNI tidak hanya hadir sebagai benteng pertahanan negara, tetapi juga hadir sebagai pengayom dan pemantik kemajuan masyarakat. Bantuan fasilitas pendidikan serta pesta rakyat yang dihadirkan oleh prajurit Yonif 742/SWY Koops TNI Habema merupakan komitmen berkelanjutan TNI untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun anak bangsa di ujung negeri yang tertinggal dalam merasakan indahnya kemerdekaan, ” tegas Dedy.
Rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di SDN 1 Kuyawage pun ditutup dengan pembagian hadiah perlombaan. Di tengah keterbatasan wilayah pedalaman, kibaran Merah Putih dan senyum anak-anak menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan terus tumbuh hingga pelosok Papua Pegunungan.
(PERS)






































