Sidang TPP Rutan Balikpapan, 26 Warga Binaan Diusulkan Program Integrasi

3 weeks ago 12

Balikpapan - Dalam rangka meningkatkan pembinaan serta memastikan kelancaran pelaksanaan program pembinaan bagi Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terkait program integrasi Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB), pada Rabu (26/08/2026).

Pelaksanaan sidang ini merupakan bagian dari upaya Rutan Balikpapan dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang sesuai dengan Pola Pembinaan Narapidana dan Sistem Pemasyarakatan. Pada sidang kali ini, terdapat sebanyak 26 Warga Binaan yang mengikuti proses pengusulan program integrasi, terdiri dari 16 orang untuk Pembebasan Bersyarat (PB) dan 10 orang untuk Cuti Bersyarat (CB).

Untuk memastikan proses penilaian dan pengusulan hak berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku, pelaksanaan Sidang TPP turut dipantau secara virtual melalui aplikasi Zoom oleh perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur.

Kehadiran jajaran Kantor Wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam pengawasan terhadap setiap tahapan proses pengusulan hak Warga Binaan. Pengawasan ini sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan memperhatikan hasil penilaian terhadap perkembangan perilaku serta pembinaan Warga Binaan selama menjalani masa pidana.

Sidang dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Dava Ario Seno, selaku Ketua Sidang TPP. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Balikpapan yang memberikan rekomendasi kemasyarakatan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses pengusulan program integrasi, serta para wali pemasyarakatan.

Melalui pelaksanaan Sidang TPP ini, Rutan Kelas IIA Balikpapan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan kepada Warga Binaan. Setiap proses pengusulan hak dilaksanakan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pemenuhan hak Warga Binaan sekaligus mendukung keberhasilan reintegrasi sosial agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |