Sinergitas TNI–Polri Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Bahaya NAPZA kepada Siswa SMPIT Annimmah

2 hours ago 2

Kabupaten Bandung – Sebagai upaya membangun karakter generasi muda sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sukamenak melaksanakan kegiatan penyuluhan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan bahaya NAPZA kepada siswa-siswi SMPIT Annimmah. Kegiatan berlangsung di Aula SMPIT Annimmah, Jalan Sampora, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (14/07/2026).

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas TNI dan Polri dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui dunia pendidikan. Materi disampaikan oleh Babinsa Desa Sukamenak Serda Gugum Sapta Gumbira bersama Bhabinkamtibmas Desa Sukamenak Aiptu Uloh Saepuloh, yang mengajak para pelajar untuk menanamkan semangat nasionalisme, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjauhi penyalahgunaan NAPZA yang dapat merusak masa depan.

Melalui kegiatan ini, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjaga disiplin, menghormati keberagaman, serta memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.

Kegiatan ini bertujuan agar siswa-siswi SMPIT Annimmah menjadi generasi yang berkarakter, cinta tanah air, berakhlak mulia, serta mampu melindungi diri dari penyalahgunaan NAPZA dan berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.

Babinsa Desa Sukamenak, Serda Gugum Sapta Gumbira, mengatakan bahwa pendidikan karakter harus ditanamkan sejak usia dini agar generasi muda memiliki pondasi yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada para siswa. Selain itu, kami mengingatkan bahwa penyalahgunaan NAPZA merupakan ancaman nyata yang harus dihindari demi menjaga masa depan mereka, " ujar Serda Gugum Sapta Gumbira.

Senada dengan itu, Bhabinkamtibmas Desa Sukamenak Aiptu Uloh Saepuloh mengajak para pelajar untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun keluarga.

"Kami berharap seluruh siswa berani mengatakan tidak terhadap NAPZA, memilih pergaulan yang positif, serta menjadi generasi yang mampu menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan, " ungkap Aiptu Uloh Saepuloh.

Kepala SMPIT Annimmah, Agus Muhamad Ramdan, M.Pd., mengapresiasi kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah memberikan edukasi kepada para peserta didik.

"Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian TNI dan Polri kepada dunia pendidikan. Materi wawasan kebangsaan dan bahaya NAPZA sangat penting sebagai bekal bagi siswa untuk membentuk karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta memiliki rasa cinta kepada bangsa dan negara, " ujar Agus Muhamad Ramdan.

Sementara itu, Komandan Rayon Militer (Danramil) 2415/Margahayu Kapt. Inf. Mamat Ra'idin menegaskan bahwa pembinaan kepada generasi muda merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilakukan TNI.

"Generasi muda adalah aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak sekarang. Melalui sinergi bersama Polri dan pihak sekolah, kami berharap para pelajar memiliki karakter yang disiplin, nasionalis, serta mampu menangkal berbagai pengaruh negatif di era modern, " jelas Kapt. Inf. Mamat Ra'idin.

Kapolsek Margahayu AKP Hasbi Ask Sidiqie, B.Sh. menyampaikan bahwa edukasi sejak dini menjadi langkah preventif yang efektif dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA di kalangan remaja.

"Kami terus mendorong upaya pencegahan melalui edukasi kepada pelajar agar mereka memahami konsekuensi hukum maupun dampak kesehatan akibat penyalahgunaan NAPZA. Pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, TNI, Polri, dan masyarakat, " tutur AKP Hasbi Ask Sidiqie.

Di kesempatan terpisah, Komandan Kodim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah, S.Hub.Int. menyampaikan bahwa pembinaan karakter generasi muda merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa.

"Kodim 0624/Kabupaten Bandung akan terus mendukung berbagai program edukasi yang membangun karakter pelajar agar menjadi generasi yang memiliki semangat bela negara, menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, serta mampu menjauhi penyalahgunaan NAPZA, " tegas Letkol Kav. Samto Betah, S.Hub.Int.

Hal senada disampaikan Komandan Korem 062/Tarumanagara Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M. yang menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembinaan generasi muda.

"Membangun karakter bangsa membutuhkan sinergi seluruh komponen, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, TNI, Polri hingga masyarakat. Dengan kebersamaan tersebut, kita dapat mencetak generasi yang tangguh, berintegritas, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, " ujar Kolonel Inf. Dadi Sutandi.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M. menegaskan komitmen Kodam III/Siliwangi dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai program edukasi di lingkungan sekolah.

"Kodam III/Siliwangi berkomitmen mendukung kegiatan pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Dengan pemahaman yang baik tentang nilai-nilai kebangsaan serta kesadaran terhadap bahaya NAPZA, diharapkan lahir generasi yang berkarakter, cinta tanah air, berakhlak mulia, dan siap menjadi penerus bangsa yang membanggakan, " tegas Mayjen TNI Kosasih.

Melalui kegiatan ini, sinergitas TNI–Polri bersama pihak sekolah diharapkan terus terjalin dalam membangun generasi muda yang memiliki karakter kuat, semangat nasionalisme, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan, moral, d

an akhlak yang baik.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |