LANNY JAYA - Suasana HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Kampung Gwilonik, Distrik Goa Baliem, Kabupaten Lanny Jaya. Personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema bersama warga menggelar berbagai perlombaan dan makan bersama, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang digelar Pos Titik Kuat (TK) Wamitu itu diikuti masyarakat setempat dengan penuh antusias. Lomba bola voli dan balap karung menjadi bagian dari perayaan yang dipenuhi tawa serta sorak-sorai warga.
Sebanyak 15 personel yang dipimpin Danpos TK Wamitu Kapten Inf Agus Julkarnain turut berbaur bersama masyarakat. Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama juga hadir, di antaranya Ketua Wilayah Bapa Arigi Wenda, Pendeta Waibanus Kogoya, serta para gembala Gereja Baptis Papua.
Lomba Kemerdekaan Jadi Ruang Kebersamaan
Bagi Satgas Yonif 742/SWY, kegiatan tersebut bukan sekadar memeriahkan HUT RI. Pertemuan antara prajurit dan warga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan dan hubungan sosial di wilayah penugasan.
Kapten Inf Agus Julkarnain mengatakan perlombaan sengaja digelar agar masyarakat dapat merayakan kemerdekaan dengan suasana penuh kegembiraan.
“Kegiatan lomba seperti bola voli dan balap karung ini kami inisiasi untuk menyongsong kemerdekaan dengan penuh sukacita. Ini adalah momen untuk mempererat hubungan emosional sekaligus memastikan kehadiran kami membawa manfaat positif dan rasa aman bagi masyarakat, ” ujar Agus.
Setelah perlombaan selesai, suasana semakin akrab ketika prajurit dan warga duduk bersama dalam acara makan bersama.
Warga Apresiasi Kehadiran Prajurit
Perwakilan masyarakat, Bapa Jhon Kogoya, mengapresiasi kegiatan yang digelar Pos TK Wamitu.
“Terima kasih kepada TNI, karena kehadiran personel Satgas TK Wamitu telah banyak membantu kegiatan sosial di kampung kami. Semoga selama ada prajurit Satgas di sini, masyarakat dapat terus beraktivitas dengan aman, ” ungkap Jhon.
Kebersamaan tersebut mendapat perhatian dari Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P. Ia menekankan pentingnya prajurit membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah penugasan.
“Prajurit kami di lapangan selalu ditekankan untuk menyatu dan berbaur dengan masyarakat. Semarak kemerdekaan di Kampung Gwilonik ini adalah bukti bahwa kehadiran TNI bukan sekadar menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga menanamkan rasa cinta Tanah Air dan menebar kedamaian, ” tegas Dedi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa. Prajurit Pos TK Wamitu kemudian kembali ke pos dalam kondisi aman.
Dari Kampung Gwilonik, semangat HUT ke-81 RI tidak hanya dirayakan melalui perlombaan. Tawa warga, makan bersama dan kibaran semangat Merah Putih menjadi gambaran kebersamaan yang tumbuh di tengah masyarakat Lanny Jaya.
(PERS)






































