Terobos Lhok Gunci,  DPC PDI Perjuangan Aceh Utara Serahkan Bantuan Daerah Terisolir di Sawang

1 day ago 4

ACEH UTARA — Jalan berlumpur, genangan air, dan akses yang nyaris putus tak menyurutkan langkah Ketua DPC PDI Perjuangan Aceh Utara, Syibral Mulasi, S.H. Bersama jajaran kader dan relawan, ia menembus Gampong Lhok Gunci, Kecamatan Sawang, wilayah yang selama ini terisolir akibat dampak bencana dan buruknya akses infrastruktur.

Perjalanan menuju Lhok Gunci bukan perkara mudah. Rombongan harus melewati jalur sempit yang dipenuhi lumpur tebal, sebagian hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Di beberapa titik, kendaraan terpaksa ditinggalkan. Namun semua itu dianggap kecil dibanding kebutuhan warga yang telah berhari-hari hidup dalam keterbatasan.

“Ini bukan soal pencitraan. Ini soal kemanusiaan. Ketika rakyat terisolir, maka kewajiban kami sebagai wakil dan kader partai adalah hadir langsung, ” ujar Tokoh Aceh utara di sela-sela penyerahan bantuan.

 DPC Perjuangan Aceh Utara menyalurkan bantuan logistik berupa sembako, kebutuhan dasar rumah tangga, serta bantuan darurat bagi warga terdampak. Bantuan diserahkan langsung ke pengungsian dari rumah ke rumah untuk memastikan tepat sasaran, terutama bagi lansia, perempuan, dan anak-anak.

Warga Lhok Gunci menyambut rombongan dengan haru. Sejumlah warga mengaku sudah lama merasa “tertinggal” karena sulitnya akses dan minimnya perhatian. Kehadiran PDIP Perjuangan Aceh Utara menjadi suntikan harapan di tengah kondisi yang serba terbatas.

“Kami tidak ingin hanya mendengar laporan. Kami ingin melihat, merasakan, dan berdiri bersama rakyat, ” tegas Syibral.

Ia juga mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait agar segera mengambil langkah konkret membuka kembali akses ke Lhok Gunci dan mempercepat penanganan pascabencana. Menurutnya, daerah terisolir seperti ini tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena menyangkut keselamatan dan masa depan warga.

Aksi DPC PDIP Aceh Utara  di Lhok Gunci menegaskan komitmen  untuk terus berada di tengah rakyat, terutama di saat-saat sulit. Di medan berlumpur dan sunyi perhatian, langkah kader partai berlambang banteng ini menjadi penanda bahwa solidaritas masih hidup dan tidak berhenti di batas jalan yang rusak. (Muhammad) 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |