UMKM Bukittinggi Bangkit: TIK Jadi Senjata Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana

6 hours ago 3

Luka pasca bencana akhir 2025 lalu perlahan mulai disembuhkan, tak terkecuali bagi denyut nadi perekonomian Bukittinggi. Menyadari betapa pentingnya adaptasi di era digital, Pemerintah Kota Bukittinggi menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia untuk membekali para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan kemampuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang kian krusial.

Acara pembukaan yang khidmat digelar di Istana Bung Hatta pada Rabu, 12 Agustus 2026, secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi. Beliau menekankan bahwa kehadiran Kemenekraf adalah wujud nyata kepedulian pemerintah pusat untuk memulihkan geliat ekonomi masyarakat Bukittinggi yang sempat terpengaruh oleh dampak bencana, meskipun tidak secara langsung. Sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata, yang menjadi tulang punggung ekonomi kota ini, merasakan imbasnya.

“Banyak hal yang dapat dilakukan melalui TIK untuk menghasilkan pendapatan, seperti aplikasi, website dan content creator. Dengan pemahaman TIK, tentu juga dapat membantu promosi dan proses jual beli setiap produk UMKM secara online. Untuk tindak lanjut yang nyata, kami berharap peserta dapat membentuk komunitas yang saling membantu dan berbagi, ” ungkap Rismal Hadi.

Beliau menambahkan bahwa Pemko Bukittinggi terus berupaya keras menata kota agar semakin memikat, nyaman, dan menarik bagi para wisatawan. Upaya ini menjadi sangat vital mengingat ekonomi Bukittinggi sangat bergantungan pada arus kedatangan pengunjung dari berbagai penjuru negeri. Semakin ramai pengunjung, semakin hidup pula roda perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Direktur Aplikasi sekaligus Plt. Direktur Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi Kemenekraf, Tri Wahyudi, menjelaskan bahwa inisiatif ini adalah langkah awal dari sebuah program sinergi yang komprehensif. “Bukittinggi memiliki potensi ekonomi kreatif yang luar biasa, terutama di sektor fashion, kuliner, dan kriya. Potensi ini perlu kita dorong agar bisa berkembang pesat melalui ranah digital. Kemenekraf hadir untuk memberdayakan para pelaku usaha ini melalui berbagai platform teknologi, termasuk memajukan platform-platform lokal agar semakin kuat dan mendunia di Indonesia, ” papar Tri Wahyudi.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |