SOLOK – Pemerintah Kabupaten Solok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Barat atas dukungan program penanaman bawang putih di Kabupaten Solok. Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengembangkan potensi pertanian daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Solok Chandra, S.H.I., saat mendampingi kunjungan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.IK., M.Si., dalam kegiatan penanaman bibit bawang putih secara serentak, Rabu (19/8).
Kegiatan yang menjadi bagian dari program penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi tersebut dilaksanakan di Jorong Air Tawar Utara, Nagari Kampung Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok.
Penanaman simbolis dilakukan di lahan seluas 2.500 meter persegi. Selain lahan untuk kegiatan simbolis, Pemerintah Kabupaten Solok dan kelompok tani setempat juga telah menyediakan lahan seluas 2 hektare untuk pengembangan penanaman bibit bawang putih sebanyak 1, 6 ton.
Wakil Bupati Solok Chandra menyampaikan terima kasih kepada Polri melalui Polda Sumbar yang telah memberikan dukungan kepada masyarakat Kabupaten Solok melalui program tersebut.
Menurut Chandra, bantuan dan dukungan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap sektor pertanian sekaligus peluang bagi Kabupaten Solok untuk mengembangkan komoditas bawang putih.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Solok mengucapkan terima kasih kepada Polri melalui Polda Sumatera Barat atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Solok, ” ujar Chandra.
Ia mengatakan, Kabupaten Solok selama ini telah dikenal sebagai salah satu daerah penghasil bawang merah terbaik. Dengan adanya dukungan program penanaman bawang putih, Pemkab Solok berharap komoditas tersebut juga dapat berkembang dan menjadikan daerah itu sebagai salah satu sentra bawang putih.
“Selama ini Solok dikenal sebagai pusat penghasil bawang merah terbaik. Kami berharap ke depan Solok juga bisa menjadi sentra penghasil bawang putih, ” katanya.
Chandra menilai pengembangan bawang putih memiliki peluang untuk memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani. Karena itu, dukungan lintas sektor dinilai penting agar program penanaman dapat berlanjut hingga masa panen dan pemasaran.
Pemerintah Kabupaten Solok juga menyatakan siap mendukung keberlanjutan program tersebut melalui sinergi dengan Polri, pemerintah provinsi, kementerian terkait, kelompok tani dan para pemangku kepentingan lainnya.
Program penanaman bawang putih di Kabupaten Solok menggunakan bibit varietas Lambu Hijau yang berasal dari Tegal, Jawa Tengah. Sebanyak 1, 6 ton bibit disiapkan untuk ditanam di lahan seluas 2 hektare yang dikelola Kelompok Tani Air Tambau Sukses.
Kelompok tani tersebut diketuai Ilham Muhammad Fauzan dan memiliki 15 anggota. Dengan masa budidaya sekitar empat bulan, tanaman bawang putih tersebut diperkirakan dapat dipanen pada akhir Desember 2026.
Kapolda Sumbar sebelumnya menegaskan bahwa dukungan Polda Sumbar terhadap program swasembada bawang putih tidak hanya dilakukan pada tahap penanaman. Kepolisian juga akan mengawal ketersediaan pupuk hingga distribusi dan pemasaran hasil pertanian.
Bagi Pemerintah Kabupaten Solok, kolaborasi tersebut menjadi momentum untuk memperluas pengembangan komoditas hortikultura sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu kawasan pertanian potensial di Sumatera Barat.
















































