Waton Sae Polres Kediri Kota: Wayang Karton Edukatif untuk Generasi Muda

3 hours ago 5

KEDIRI KOTA - Di tengah hiruk pikuk pusat perbelanjaan Kota Kediri, terdengar gelak tawa riang anak-anak. Bukan tanpa sebab, mereka tengah asyik menyaksikan pertunjukan wayang karton yang unik dan penuh makna. Inilah 'Wayang Karton Sarana Edukasi' atau yang akrab disapa Waton Sae, sebuah inisiatif brilian dari Polres Kediri Kota dalam rangka merayakan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan sebuah jembatan edukasi yang dikemas secara apik. Melalui seni pertunjukan yang memikat, anak-anak diajak belajar berbagai hal penting untuk tumbuh kembang mereka. Waton Sae hadir sebagai wujud nyata kepedulian Polri dan Bhayangkari untuk mendekatkan diri serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya para buah hati.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan lebih lanjut tentang konsep inovatif ini. "Program Waton Sae ini kami rancang sebagai media penyampaian pesan-pesan positif kepada anak-anak. Kami ingin mereka belajar melalui cara yang menyenangkan dan mudah mereka cerna, yaitu melalui seni wayang karton ini, " ungkapnya.

Lebih lanjut, AKBP Anggi Saputra Ibrahim menambahkan bahwa Waton Sae merupakan bagian tak terpisahkan dari rangkaian perayaan HKGB ke-74. "Kegiatan ini juga menjadi sarana kami untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Kami percaya, melalui kegiatan yang bermanfaat dan bernilai edukatif, kedekatan antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat akan semakin kuat, " ujarnya.Kamis (4/6/2026)

"Wayang Karton Sarana Edukasi atau Waton Sae ini menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi anak-anak. Selain memberikan hiburan, kegiatan ini juga menyampaikan berbagai pesan positif yang penting bagi tumbuh kembang generasi muda, " ujar AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Keistimewaan Waton Sae semakin terasa ketika pentas dibawakan langsung oleh Kapolsek Kota Polres Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono. Dengan bakat terpendam sebagai seorang dalang, Kompol Bowo berhasil menghidupkan karakter-karakter wayang karton dengan penuh pesona. Kreasi dan keahliannya dalam memainkan wayang mampu menciptakan pertunjukan yang memukau sekaligus sarat akan nilai edukasi yang mudah dicerna oleh anak-anak.

Melalui setiap adegan, pesan-pesan edukasi disampaikan dengan sentuhan humanis dan interaktif. Anak-anak diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan gawai, memahami pentingnya makanan sehat, hingga menanamkan nilai-nilai karakter luhur seperti kedisiplinan, kejujuran, dan kepedulian sosial.

Konsep yang menggabungkan hiburan dan pendidikan ini terbukti efektif. Interaksi langsung dengan tokoh wayang karton membuat anak-anak merasa lebih nyaman dan antusias dalam menyerap setiap pesan yang disampaikan. Hal ini membuat pembelajaran menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan.

Kapolres berharap, Waton Sae dapat terus berkembang menjadi media edukasi kreatif yang mampu membentuk karakter anak sejak dini. "Kami ingin menghadirkan edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak. Melalui momentum HKGB ke-74 ini, kami berharap kegiatan seperti Waton Sae dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, cerdas, serta berkarakter, " tambahnya.

Antusiasme pengunjung, terutama anak-anak, menjadi bukti nyata keberhasilan kegiatan ini. Mereka tampak menikmati setiap momen pertunjukan sambil menyerap pesan-pesan edukatif yang disajikan. Kehadiran Waton Sae tidak hanya menjadi daya tarik tersendiri dalam perayaan HKGB ke-74, tetapi juga menegaskan komitmen Polres Kediri Kota dalam menghadirkan inovasi pelayanan dan edukasi yang dekat dengan hati masyarakat.

Dengan pendekatan yang kreatif, humanis, dan menghibur, Polres Kediri Kota optimis Wayang Karton Sarana Edukasi dapat menjadi alat pembelajaran yang ampuh bagi anak-anak, sekaligus memperkokoh jalinan harmonis antara institusi Polri dan masyarakat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |