Indramayu – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Desa Sleman, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, melalui kegiatan karya bakti membersihkan dan mengangkat sampah dari saluran pembuangan limbah masyarakat di Blok Buyut Raga RT 05/RW 02, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut melibatkan Pemerintah Desa Sleman, Babinsa Desa Sleman Koramil 1607/Sliyeg Pelda Rastika, perangkat desa, Raksa Bumi, Pompong Desa, serta masyarakat setempat.
Karya bakti difokuskan pada pembersihan sampah dan sedimentasi yang menghambat aliran air. Langkah tersebut dilakukan agar saluran pembuangan kembali berfungsi dengan baik sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kuwu Desa Sleman Abdul Goni, Babinsa Desa Sleman Pelda Rastika, Raksa Bumi Desa Sleman, Pompong Desa, serta sekitar 15 warga yang bergotong royong membersihkan saluran.
Selain memperlancar aliran air, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mencegah genangan dan penyebaran penyakit, serta mempererat hubungan antara TNI, pemerintah desa, dan warga.
Babinsa Desa Sleman, Pelda Rastika, mengatakan bahwa kegiatan karya bakti merupakan bagian dari budaya gotong royong yang harus terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Gotong royong seperti ini bukan hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kami berharap kesadaran menjaga kebersihan dapat tumbuh menjadi budaya sehingga lingkungan tetap sehat, nyaman, dan terbebas dari penyumbatan saluran air, ” ujar Pelda Rastika.
Sementara itu, Danramil 1607/Sliyeg, Lettu Cke Anton Susilo, S.Kom., mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat Desa Sleman.
“Karya bakti merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui gotong royong, kita tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan sinergi antara TNI, pemerintah desa, serta masyarakat, ” tegas Lettu Cke Anton Susilo.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipelihara agar tercipta lingkungan desa yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.
Setelah kegiatan selesai, saluran pembuangan limbah masyarakat kembali bersih dan aliran air menjadi lebih lancar. Kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin sebagai upaya mencegah banjir, mengurangi risiko penyebaran penyakit, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Desa Sleman yang sehat dan sejahtera.
















































