Purwakarta – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Kertamanah Koramil 1905/Jatiluhur, Koptu Sigit Harjanto, melaksanakan pendampingan optimalisasi pangan bersama Kelompok Tani Kertamanah, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.25 WIB tersebut berlangsung di lahan pertanian Kampung Cikahuripan, RT 09/RW 05, Desa Kertamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Pendampingan difokuskan pada tanaman padi berusia sekitar 120 hari di lahan seluas satu hektare. Tanaman tersebut telah memasuki masa panen setelah melalui tahapan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan pengawasan secara berkelanjutan.
Kelompok Tani Kertamanah beranggotakan 25 orang dan dipimpin Ketua Kelompok Tani Kana Ahmadi dengan pendampingan penyuluh pertanian Faiz.
Dalam kegiatan tersebut, Koptu Sigit Harjanto bersama penyuluh dan anggota kelompok tani melakukan pengecekan saluran air di sekitar areal persawahan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi lahan tetap mendukung kelancaran proses panen.
Babinsa juga memantau secara langsung hasil panen padi sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan pendampingan pertanian di wilayah binaan.
Koptu Sigit Harjanto mengatakan keterlibatan Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI Angkatan Darat terhadap para petani sekaligus upaya membantu menjaga ketersediaan pangan di tingkat desa.
“Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga memasuki masa panen. Kami berharap hasil panen ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan, ” ujar Koptu Sigit Harjanto.
Menurutnya, koordinasi antara Babinsa, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan kelompok tani harus terus diperkuat agar berbagai kendala dalam kegiatan pertanian dapat segera ditangani.
“Kami juga melakukan pengecekan terhadap saluran air agar proses pertanian berikutnya dapat dipersiapkan dengan baik. Sarana pendukung pertanian harus terus dijaga sehingga produktivitas lahan dapat dipertahankan, ” katanya.
Ketua Kelompok Tani Kertamanah, Kana Ahmadi, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan Babinsa dan penyuluh pertanian.
“Kehadiran Babinsa memberikan semangat kepada para petani. Pendampingan yang dilakukan sejak masa tanam hingga panen sangat membantu kami dalam mengatasi berbagai kendala di lapangan, ” ujar Kana Ahmadi.
Ia berharap hasil panen dari lahan seluas satu hektare tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota kelompok tani serta menjadi motivasi untuk meningkatkan produksi pada musim tanam berikutnya.
Sementara itu, penyuluh pertanian Faiz mengatakan pemantauan menjelang dan selama masa panen diperlukan untuk mengetahui hasil produksi serta mengevaluasi penerapan teknik budidaya yang telah dilakukan.
“Hasil panen menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pada musim tanam berikutnya. Pengelolaan air, pemilihan benih, pemupukan, dan pengendalian hama harus terus diperhatikan agar produktivitas dapat semakin meningkat, ” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh target lahan seluas satu hektare telah berhasil diolah, ditanami, dan memasuki masa panen. Tidak terdapat lahan yang belum dimanfaatkan dalam periode pendampingan tersebut.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI AD dalam memperkuat produksi pertanian, membantu kesejahteraan petani, serta mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan nasional. (PERS)
















































