Dandim Agam Dukung Ketahanan Pangan Nasional Bersama Presiden Lewat Vicon

9 hours ago 4

AGAM-Di tengah semangat kolaborasi untuk kedaulatan pangan, Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam, Letkol Inf. Viko Hendrika Sandri, S.IP., M.Si., mengambil peran strategis mewakili Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol. Ia turut serta dalam momen penting Panen Raya Jagung, Penanaman Benih Kedelai, dan Bakti Kesehatan Gabungan TNI yang terhubung langsung secara video conference (Vicon) dengan Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto. Lokasi kegiatan yang berpusat di Jorong Padang Mardani, Kanagarian Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, pada Jumat (17/07/2026), menjadi saksi bisu upaya bersama memperkuat ketahanan pangan negeri.

Dipimpin langsung oleh Dankodaeral II, Laksda TNI Sarimpunan Tanjung, acara ini menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program prioritas pemerintah untuk ketahanan pangan nasional. Kehadiran berbagai unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Agam, jajaran TNI-Polri, perwakilan pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para pegiat pertanian, menunjukkan betapa luasnya dukungan terhadap inisiatif vital ini.

Sebelum terhubung secara virtual dengan Presiden, Laksda TNI Sarimpunan Tanjung dan rombongannya telah meninjau langsung pelaksanaan bakti kesehatan yang digagas oleh Diskes Kodaeral II berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam. Suasana kemudian berubah meriah saat rombongan menuju area ketahanan pangan, disambut hangat oleh gelaran Tari Silat Galombang yang diiringi alunan musik tradisional Tambua Tansa, sebuah perpaduan harmonis antara budaya dan semangat juang.

“Program ketahanan pangan ini merupakan salah satu wujud nyata pembinaan potensi maritim TNI AL dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan ketersediaan pangan nasional serta memperkuat fondasi ketahanan pangan di wilayah kerja Kodaeral II, ” ujar Laksda TNI Sarimpunan Tanjung, menegaskan peran strategis TNI.

Ia menambahkan, “Melalui kegiatan ini, TNI hadir untuk masyarakat, memberikan dukungan melalui bakti kesehatan, pembinaan teritorial yang erat, serta pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan guna mengatrol kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan swasembada pangan nasional yang kita dambakan.”

Antusiasme juga datang dari masyarakat lokal. Edi Busti, mewakili tokoh adat Manggopoh, menyambut gembira terpilihnya Nagari Manggopoh sebagai lokasi pengembangan kedelai nasional. Ia optimis bahwa lahan ulayat seluas kurang lebih 400 hektare memiliki potensi luar biasa untuk bertransformasi menjadi kawasan pertanian yang subur dan produktif.

Dinas Pertanian Kabupaten Agam pun melihat program ini sebagai momentum kebangkitan budidaya kedelai di daerah. Nilai ekonomi kedelai yang tinggi, ditambah perannya yang krusial dalam industri pangan dan peningkatan pendapatan petani, menjadikan komoditas ini sangat berharga.

Puncak acara dilanjutkan dengan partisipasi dalam Panen Raya Jagung dan Penanaman Kedelai Nasional secara Vicon, yang secara langsung dipimpin oleh Presiden RI. Diawali dengan pemutaran video profil ketahanan pangan, paparan dari Panglima TNI, hingga sambutan Presiden yang secara resmi membuka serentak pelaksanaan panen raya dan penanaman kedelai di seluruh penjuru Indonesia.

Sebagai penanda dimulainya pengembangan komoditas kedelai di Kabupaten Agam, usai sesi Vicon, Dankodaeral II bersama para tamu undangan turut serta dalam kegiatan penebaran benih kedelai di lahan ketahanan pangan. Kehadiran Dandim 0304/Agam, Letkol Inf. Viko Hendrika Sandri, S.IP., M.Si., dalam setiap rangkaian kegiatan ini, secara gamblang menunjukkan komitmen TNI AD dalam mengawal dan mendukung program-program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan, sekaligus memperkuat jalinan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat.(**)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |