Dukung Asta Cita, Polres Karawang dan Petani Panen 28 Ton Jagung

4 hours ago 5

 KARAWANG – Jajaran Polres Karawang bersama masyarakat dan kelompok tani melaksanakan panen raya jagung di kawasan Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi Polri dan rakyat dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta memperkuat swasembada pangan nasional.

Panen dilakukan di lahan pertanian seluas sekitar 11 hektare dengan hasil mencapai 28 ton jagung pipil kering. Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah memimpin kegiatan tersebut bersama jajaran pejabat utama Polres Karawang, unsur pemerintah kecamatan, petugas pertanian, TNI, serta kelompok tani setempat. 

Di tengah hamparan tanaman jagung yang menguning, personel kepolisian dan para petani turun langsung memetik serta mengumpulkan hasil panen. Kebersamaan itu memperlihatkan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui pendampingan sejak pengelolaan lahan hingga masa panen.

Kegiatan tersebut bertujuan membantu meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga ketersediaan pangan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Program ini sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat dalam mengoptimalkan lahan produktif di wilayah Kabupaten Karawang.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menyampaikan apresiasi kepada para petani yang terus menjaga produktivitas lahan di tengah berbagai tantangan sektor pertanian.

“Panen raya ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian di Karawang memiliki potensi besar, ” kata Fiki.

Menurutnya, kepolisian akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar petani semakin produktif. Stabilitas keamanan, kata dia, perlu berjalan beriringan dengan stabilitas pangan karena keduanya memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat. 

Dukungan Polres Karawang juga diarahkan pada pengamanan proses distribusi hasil pertanian. Kelancaran jalur distribusi diperlukan agar hasil panen dapat segera diserap pasar, ketersediaan pasokan tetap terjaga, dan petani memperoleh nilai ekonomi yang layak.

Keterlibatan unsur kepolisian, pemerintah daerah, TNI, petugas pertanian, dan kelompok tani memperlihatkan bahwa swasembada pangan membutuhkan kerja bersama.
Pemerintah sendiri menempatkan swasembada pangan sebagai salah satu fondasi penting dalam pelaksanaan Asta Cita dan strategi transformasi nasional. 

Dari lahan pertanian Karawang, semangat gotong royong itu terus tumbuh. Setiap jagung yang dipanen bukan hanya menjadi hasil kerja keras petani, tetapi juga bagian dari langkah bersama menuju Indonesia yang mandiri, tangguh, dan berdaulat dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.


(Berry by Humas Polres Karawang)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |