PURWOKERTO – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto, Nasirudin, resmi mengikuti Upacara Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Imigrasi dan Pemasyarakatan (BPSDM Imipas) ini berlangsung pada Senin (15/6).
Penyelenggaraan PKA kali ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya digelar secara mandiri oleh BPSDM Imipas, dengan penjaminan mutu langsung dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. Dalam kesempatan tersebut, Nasirudin mendapat kehormatan mewakili 48 peserta dari seluruh Indonesia untuk membacakan Pakta Integritas sebagai simbol komitmen menjunjung tinggi profesionalisme aparatur sipil negara.
Pelatihan yang mengusung konsep “Kepemimpinan Kinerja” ini akan berlangsung selama 90 hari atau setara dengan 928 jam pelajaran. Tujuannya adalah membentuk pemimpin birokrasi yang mampu mengelola perubahan, memperkuat kolaborasi, dan menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Deputi III LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo, dalam arahannya menekankan bahwa pemimpin birokrasi saat ini harus menjadi agen perubahan. “Pemimpin transformasional harus mampu menerjemahkan visi besar negara, seperti Astacita, menjadi aksi nyata. Kepemimpinan yang efektif lahir dari keberanian berinovasi dan membangun sinergi lintas sektor, ” tegasnya.
Menanggapi arahan tersebut, Nasirudin menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat berpartisipasi dalam PKA Angkatan I. Ia menilai tugas membacakan Pakta Integritas bukan sekadar seremonial, melainkan amanah dan motivasi untuk menjalani seluruh proses pembelajaran dengan dedikasi tinggi.
“Saya berkomitmen mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama pelatihan ini. Harapannya, kualitas layanan pembimbingan kemasyarakatan di Bapas Purwokerto dapat terus meningkat dan semakin profesional, adaptif, serta tepercaya, ” ujar Nasirudin.
Keikutsertaan Kepala Bapas Purwokerto dalam PKA ini sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya. Langkah strategis ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi penuh pada pelayanan publik prima. (Humas Bapas Purwokerto)

















































