KAI Daop 7 Madiun Perketat Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

4 hours ago 3

TULUNGAGUNG - Menjelang momen krusial Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengambil langkah sigap untuk memastikan setiap perjalanan kereta api berjalan tanpa hambatan dan penuh keselamatan. Komitmen ini diwujudkan melalui serangkaian inspeksi mendalam terhadap seluruh infrastruktur dan sarana pendukung.

Perjalanan Cek Lintas yang dilakukan menggunakan Lori Dresin Inspeksi dari Stasiun Talun hingga Stasiun Tulungagung menjadi bukti nyata keseriusan ini. Kegiatan vital ini dipimpin langsung oleh Vice President (VP) KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, didampingi oleh para pemimpin dari berbagai unit krusial. Kehadiran jajaran manajemen dari Operasi, Sinyal dan Telekomunikasi (Sintel), Bangunan Dinas (Bangdis), IT, Kesehatan, Angkutan Penumpang, Fasilitas Penumpang (Faspen), Jalan Rel dan Jembatan (JJ), tim pengamanan (PAM), Humas, hingga unit Quality Control, menunjukkan sinergi lintas departemen demi satu tujuan.

Fokus utama dari seluruh upaya ini adalah menjamin pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi setiap penumpang yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. VP Daop 7 Madiun secara tegas menginstruksikan seluruh unit, terutama yang bergerak di sektor prasarana dan operasi, untuk bersikap proaktif. Setiap potensi kendala yang teridentifikasi di sepanjang jalur Talun hingga Tulungagung harus segera dimitigasi.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa pemeriksaan kali ini dilakukan dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Tim tidak hanya melintas, tetapi juga berhenti di setiap stasiun untuk memastikan standar pelayanan dan keamanan benar-benar terpenuhi.

Ia menambahkan, inspeksi ini adalah komitmen nyata kami untuk memastikan seluruh aset prasarana dalam kondisi prima. "Kami ingin memastikan masyarakat yang mudik ke kampung halaman untuk berlebaran selama Angkutan lebaran 1447 H merasa aman dan nyaman saat melintasi wilayah Daop 7.” ujar Tohari, Kamis (5/3/2026)

Dalam pemeriksaan lapangan, beberapa aspek krusial menjadi perhatian utama. Mulai dari keandalan prasarana jalur KA yang mencakup kondisi wesel, sambungan rel, hingga keakuratan sistem persinyalan di setiap emplasemen. Tak lupa, fasilitas pelayanan publik seperti kebersihan dan kenyamanan ruang tunggu serta toilet di stasiun juga ditinjau. Aspek keselamatan bangunan, termasuk pengecekan jembatan-jembatan KA dan sistem drainase di sekitar jalur rel, menjadi prioritas untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

Untuk menghadapi berbagai tantangan, manajemen Daop 7 Madiun telah merumuskan lima langkah mitigasi kunci bagi para Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) di lapangan. Langkah-langkah ini meliputi pembersihan jalur dari potensi pohon tumbang, pengecekan stabilitas jalur, pemetaan daerah rawan, kesiapan respon cepat terhadap temuan gangguan, serta penegakan disiplin operasional sesuai standar prosedur yang berlaku.

“Dengan persiapan yang matang ini, KAI Daop 7 Madiun siap menyukseskan angkutan Lebaran 1447 H / Tahun 2026. Kami berupaya memberikan pelayanan prima dan pengalaman perjalanan yang berkesan dengan mengutamakan keselamatan dan ketepatan waktu seiring dengan komitmen semangat ‘Semakin Melayani’ untuk menciptakan Lebaran Nyaman Bersama, ” pungkas Tohari, menutup perbincangan di sela-sela kegiatan inspeksi yang penuh dedikasi.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |