Kasat Lantas Morowali Pimpin Police Goes To School, Santri Pesantren Alkhairat Wosu Dibekali Keselamatan Berlalu Lintas

1 day ago 5

MOROWALI, Sulawesi Tengah– Upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini terus digencarkan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Morowali. Kali ini, melalui program Police Goes To School, jajaran Sat Lantas menyambangi Pesantren Alkhairat Desa Wosu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Rabu (29/7/2026), untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para santri.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Morowali, IPTU Ni Nyoman Sukreni, S.H., M.H., bersama personel Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Sat Lantas Polres Morowali. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini, S.I.K., sebagai bagian dari upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.

Dalam penyampaiannya, IPTU Ni Nyoman Sukreni mengajak seluruh santri untuk menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari karakter dan tanggung jawab sebagai generasi muda.

"Melalui kegiatan Police Goes To School ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar bahwa keselamatan di jalan raya dimulai dari kedisiplinan diri sendiri. Taat terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri dan orang lain, " ujar IPTU Ni Nyoman Sukreni.

Dalam kegiatan tersebut, para santri mendapatkan materi mengenai pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, kewajiban menggunakan helm berstandar SNI, larangan mengendarai kendaraan tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM), bahaya melawan arus, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, hingga risiko berkendara secara ugal-ugalan.

Tak hanya itu, Sat Lantas juga memberikan pembinaan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, tawuran, serta pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda. Para santri diajak untuk selalu menjaga nama baik diri, keluarga, dan lembaga pendidikan di mana pun berada.

Menurut IPTU Ni Nyoman Sukreni, edukasi sejak dini merupakan langkah yang efektif untuk membentuk generasi yang sadar hukum dan memiliki budaya tertib berlalu lintas.

"Kami berharap para santri tidak hanya menjadi pengguna jalan yang patuh terhadap aturan, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan yang mengingatkan keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, " tambahnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab seputar aturan lalu lintas dan tugas kepolisian. Antusiasme para santri terlihat saat mereka aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi bersama personel Sat Lantas.

Di penghujung kegiatan, seluruh peserta bersama personel Sat Lantas mengucapkan komitmen untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Morowali.

Melalui program Police Goes To School, Sat Lantas Polres Morowali berharap budaya disiplin berlalu lintas dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah dan pesantren. Dengan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia pelajar di Kabupaten Morowali dapat terus ditekan, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |