Keerom – Komitmen membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat kebangsaan terus diwujudkan Kodim 1701/Jayapura melalui kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Triwulan I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) sebagai Wadah Pembentukan Generasi Muda yang Teguh, Disiplin, dan Berkarakter Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045" tersebut resmi dibuka di halaman SMK Negeri 1 Arso, Jalan Garuda, Kampung Yuwanain, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Kamis (18/6/2026).
Pembukaan kegiatan dipimpin Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1701/Jayapura, Letkol Arm Mustafa Lara, S.T., M.IP., mewakili Dandim 1701/Jayapura, dan diikuti sebanyak 75 peserta didik. Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 1701-04/Arso Mayor Inf Basir Ando, Pjs Pasiter Kodim 1701/Jayapura Kapten Inf Andi Hari Setiawan, Danton Keslap Ton TP 815/WGT Letda Inf Rozak, guru pendamping Saiful, serta unsur pendukung lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan pembukaan resmi dan pembacaan sambutan Dandim 1701/Jayapura oleh Kasdim. Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa Persami KKRI merupakan wadah strategis untuk membina karakter generasi muda agar tumbuh sebagai pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta cinta tanah air.
Ia juga mengingatkan bahwa di tengah derasnya perkembangan teknologi dan tantangan global, generasi muda harus mampu menjaga integritas, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menghindari berbagai bentuk penyimpangan seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, perjudian daring, tawuran, hingga perilaku yang melanggar hukum.
"Sebagai generasi perbatasan, pemuda Keerom harus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, bijak menggunakan media sosial, serta tidak mudah terprovokasi. Disiplin membentuk karakter, karakter melahirkan kepemimpinan, dan kepemimpinan akan mengantarkan bangsa menuju kemajuan, " demikian pesan Dandim yang dibacakan Kasdim.
Usai pembukaan, Letkol Arm Mustafa Lara memberikan materi bertajuk
"Membangun Generasi Patriot Muda untuk Indonesia Maju." Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa masa depan Keerom, Papua, dan Indonesia berada di tangan generasi muda yang memiliki kemauan belajar, bekerja keras, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran.
Ia mengajak para peserta agar tidak pernah merasa rendah diri karena berasal dari wilayah perbatasan. Menurutnya, putra-putri Papua memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita setinggi mungkin apabila dibekali disiplin, karakter kuat, serta semangat untuk terus berprestasi.
Kasdim juga mengajak peserta menjaga persatuan dalam keberagaman, melestarikan budaya Papua, peduli terhadap lingkungan, serta menggunakan media sosial secara bijak sebagai bentuk kontribusi positif bagi bangsa.
Selain pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan, peserta juga memperoleh materi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yang disampaikan Letda Inf Rozak. Materi tersebut meliputi teknik penanganan awal korban kecelakaan, penghentian perdarahan, penanganan luka bakar ringan, pembidaian patah tulang, bantuan pada korban tersedak, hingga pengenalan perlengkapan standar dalam kotak P3K.
Sebagai bekal kedisiplinan dan wawasan kemiliteran, peserta juga dikenalkan dengan berbagai jenis seragam dinas TNI Angkatan Darat oleh personel Yon TP 815/WGT. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dipandu Babinsa Koramil 1701-04/Arso, Serka Teguh S., guna menanamkan sikap disiplin, kekompakan, kepemimpinan, serta tanggung jawab dalam setiap peserta.
Melalui kegiatan Persami KKRI ini, Kodim 1701/Jayapura berharap lahir generasi muda perbatasan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Redaksi Papua)

















































