Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Warga Binaan, Rutan Magetan dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan Gandeng BPVP Surakarta

3 hours ago 2

SURAKARTA – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Magetan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus memperkuat sinergi lintas instansi dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan audiensi, konsultasi, dan koordinasi bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Surakarta pada Selasa (28/7) guna membahas usulan Program Pelatihan Vokasi Skema Tailor Made Training (TMT).

Audiensi yang berlangsung di Kantor BPVP Surakarta ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan program pembinaan berbasis keterampilan yang berorientasi pada peningkatan kompetensi warga binaan. Program yang diusulkan berupa pelatihan barista, sebagai bekal keterampilan yang diharapkan mampu membuka peluang usaha maupun kesempatan kerja bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, hadir didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan beserta staf. Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan, Rudy Harsono, bersama jajaran. Rombongan diterima langsung oleh Subkoordinator Bidang Penyelenggaraan BPVP Surakarta, Ardanto Jati Winoto, beserta tim.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Rutan Magetan menyampaikan komitmen Rutan Magetan untuk terus menghadirkan program pembinaan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, pelatihan vokasi menjadi salah satu instrumen penting dalam membentuk warga binaan yang memiliki keterampilan, produktif, dan siap kembali berperan di tengah masyarakat. Pelatihan barista dipilih karena memiliki prospek usaha yang menjanjikan serta sejalan dengan perkembangan industri kuliner dan ekonomi kreatif yang terus berkembang.

Subkoordinator Bidang Penyelenggaraan BPVP Surakarta, Ardanto Jati Winoto, menyambut baik usulan yang disampaikan Rutan Magetan. Menurutnya program pelatihan tersebut memiliki tujuan yang selaras dengan arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya meningkatkan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, serta mengembangkan industri kreatif yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dukungan juga disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan, Rudy Harsono. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Tenaga Kerja siap mendukung pengembangan kompetensi warga binaan melalui berbagai program pelatihan vokasi. Menurutnya, sinergi ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung pengurangan angka pengangguran di Kabupaten Magetan dan sekitarnya.

Rudy menambahkan, pemberian keterampilan kepada warga binaan merupakan investasi sumber daya manusia yang manfaatnya akan dirasakan secara langsung ketika mereka kembali ke tengah masyarakat. Bekal kompetensi yang dimiliki diharapkan mampu menjadi modal untuk memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri, sehingga tidak hanya meningkatkan kesejahteraan mereka, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Magetan melalui terciptanya tenaga kerja yang produktif dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Rutan Magetan, Ari Rahmanto, menyampaikan apresiasi kepada BPVP Surakarta dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan atas sambutan serta dukungan yang diberikan terhadap rencana program tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada BPVP Surakarta dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan atas sinergi dan dukungan yang telah diberikan. Besar harapan kami agar program pelatihan barista ini dapat terealisasi sehingga menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan. Pembinaan tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga pada peningkatan kompetensi yang mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan setelah mereka kembali ke masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan pembinaan yang benar-benar berdampak serta mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat, " ujar Ari.

Usai pelaksanaan audiensi, rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau berbagai sarana dan prasarana pelatihan yang dimiliki BPVP Surakarta. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung fasilitas pendukung pembelajaran sekaligus menjadi bahan penyesuaian dalam perencanaan pelaksanaan program pelatihan di Rutan Magetan.

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan kerja sama yang terjalin antara Rutan Magetan, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan, dan BPVP Surakarta semakin erat sehingga mampu melahirkan berbagai program pelatihan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi dan sinergi antarinstansi untuk meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan. Rutan Magetan berkomitmen untuk terus menggandeng berbagai pihak dalam menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan, sehingga warga binaan memiliki bekal keterampilan yang memadai untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (Humas Rutan Magetan)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |