PANGKEP SULSEL - :Program Koperasi Merah Putih yang dicetuskan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendapat sambutan positif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan jurnalis di daerah. Program ini dinilai sebagai langkah nyata dalam mengangkat dan memperkuat ekonomi kerakyatan di tengah tantangan ekonomi global.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Cabang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Provinsi Sulawesi Selatan, menyatakan bahwa Koperasi Merah Putih lahir dari semangat kemandirian bangsa dengan menempatkan rakyat sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi nasional.
Menurutnya, koperasi bukan sekadar lembaga usaha, tetapi merupakan sarana perjuangan ekonomi rakyat yang berlandaskan nilai kebersamaan dan gotong royong. Karena itu, kehadiran Koperasi Merah Putih harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat kecil.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada penerapan prinsip koperasi yang sesungguhnya, yakni asas kebersamaan, keadilan, dan kekeluargaan, bukan semata-mata orientasi keuntungan.
“Koperasi Merah Putih harus dijalankan secara jujur, transparan, dan profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anggota serta masyarakat luas, ” ujarnya.
Dengan tata kelola yang baik, koperasi diyakini mampu menjadi solusi dalam memperkuat ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.
Ketua DPD JNI Pangkep tersebut juga menilai bahwa Koperasi Merah Putih memiliki potensi besar menjadi tulang punggung ekonomi nasional, khususnya dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia menambahkan, peran pengawasan publik dan media sangat penting agar koperasi tetap berjalan di rel yang benar dan tidak menyimpang dari tujuan awalnya sebagai gerakan ekonomi rakyat.
Herman Djide, yang juga dikenal aktif di dunia jurnalistik, mengungkapkan pandangannya berdasarkan pengalaman akademiknya di bidang perkoperasian.
Ia pernah mempelajari koperasi secara formal saat menempuh pendidikan di SMEA Pangkep dan melanjutkan studi di STIE AMKOP Makassar, yang memperkuat keyakinannya terhadap peran strategis koperasi.
“Sejak dulu saya meyakini bahwa koperasi adalah wadah menuju kemakmuran rakyat. Jika dikelola dengan benar, koperasi mampu mengangkat ekonomi masyarakat dari bawah, ” kata Herman Djide.
Ia berharap Program Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam praktik nyata yang berpihak kepada rakyat kecil dan menjunjung tinggi nilai keadilan sosial.
Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, serta pengawasan media yang konstruktif, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan dan membawa harapan baru bagi kesejahteraan rakyat Indonesia ( Saharuddin)

















































