Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat lakukan pembinaan dalam hal ini oleh Asper/KBKPH Glenmore didampingi oleh Segenap KRPH, Kaur Teknik Kehutanan dan Kaur Tata Usaha BKPH Glenmore, pembinaan dilakukan kepada segenap mandor sadap dan Kelompok Tani Sadap (KTS) lingkup BKPH Glenmore yaitu pada 7 TPG (Tempat Penimbunan Getah) yaitu Sendang Gapit, Tempursari, Panggungrejo, Coklak, Ontobugo, Gumuk Kancil dan Bendo Growong, di kantor Perhutani Glenmore, Jalan Dr.Sutomo Desa Karangharjo Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (20/10/2025).
Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat melalui Asisten Perhutani (Asper) Glenmore, Riski Arif Kurniawan mengatakan bahwa pembinaan yang dilakukan pihaknya tentang pencapaian target produksi getah pinus pada periode berjalan.
“Dalam pencapaian target tahun ini kita punya kiat khusus untuk mencapainya yaitu fokus pada peningkatan produktivitas melalui teknik penyadapan yang tepat dan penggunaan stimulan, serta optimalisasi kerja, ” ujar Riski.
“Teknik penyadapan bisa menggunakan metode koakan dengan alat tradisional, metode bor dengan alat mekanis, atau kombinasi keduanya. Penggunaan stimulan juga dapat meningkatkan jumlah getah yang keluar secara signifikan, ” terangnya.
David selaku Kordinator KTS TPG Ontobugo mengatakan bahwa pihaknya optimis untuk mencapai target getah pada tahun ini, hasil pembinaan ini akan kami sampaikan kepada segenap penyadap di TPG Ontobugo.
“Kami sangat mendukung upaya upaya yang dilakukan oleh Pas Asper Glenmore dan jajaran dalam rangka meningkatkan produksi getah pinus, dilapangan kami bersama mereka selalu melakukan kontrol, pengawasan dan pembinaan secara rutin, ” terang David.
“Apapun yang diinginkan penyadap selalu dipenuhi oleh Perhutani dan intinya kalau produksi getah pinus ini naik maka para penyadaplah yang paling diuntungkan, ” ungkapnya.@Red.







































