Perkuat Keimanan dan Karakter, Rutan Balikpapan Gelar Pembinaan Kerohanian bagi Warga Binaan

3 weeks ago 6

Balikpapan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam memenuhi hak beribadah sekaligus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan pembinaan kerohanian yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Balikpapan, Rabu (29/07/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh warga binaan beragama Islam, Kristen Protestan, Katolik, dan Buddha. Masing-masing warga binaan mendapatkan pembinaan sesuai dengan ajaran agama yang dianut melalui ceramah keagamaan, pembacaan kitab suci, doa bersama, serta penguatan nilai-nilai moral dan spiritual yang dipandu oleh penyuluh agama dari Kementerian Agama Kota Balikpapan.

Pembinaan kerohanian tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, tetapi juga menjadi ruang konsultasi dan pendampingan bagi warga binaan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan sehari-hari. Para penyuluh agama memberikan motivasi, nasihat, serta pendampingan berdasarkan nilai-nilai keagamaan guna membantu warga binaan membangun pola pikir dan sikap yang lebih positif, mengelola emosi, serta meningkatkan rasa tanggung jawab selama menjalani masa pidana.

Pelaksanaan kegiatan berada di bawah pengawasan Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Dava Ario Seno, selaku penanggung jawab pembinaan kepribadian di Rutan Balikpapan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Antusiasme juga terlihat dari warga binaan yang mengikuti pembinaan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.

Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menegaskan bahwa pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam pelaksanaan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

“Pembinaan keagamaan tidak hanya memperkuat keimanan warga binaan, tetapi juga menjadi sarana konsultasi dan pembentukan karakter agar mereka mampu menyelesaikan berbagai persoalan hidup dengan nilai-nilai yang baik. Melalui sinergi bersama Kementerian Agama Kota Balikpapan, kami berkomitmen memenuhi hak beribadah sekaligus mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat, ” ujar Agus Salim.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan, Rutan Balikpapan berharap warga binaan dapat memperoleh bekal spiritual dan moral yang positif. Sinergi bersama Kementerian Agama Kota Balikpapan juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembinaan yang inklusif, dengan memberikan ruang bagi setiap warga binaan untuk menjalankan ibadah dan memperkuat kehidupan spiritual sesuai agama dan keyakinannya.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |