Sadewo Tri Lastiono Teken Kerja Sama dengan UNU Purwokerto, Banyumas Siap Panen Inovasi

5 days ago 5

Banyumas - Di tengah lantunan doa dan semangat pengabdian, Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto menandatangani Nota Kesepakatan Bersama tentang Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di Aula Al-A’la PCNU Banyumas, Jalan Sultan Agung Nomor 42 Purwokerto. Selasa (11/08/2026).

Kesepakatan bernomor 815/UNU-PWT/KS/2026 dan 100.3.7/28/VIII/2026 itu ditandatangani langsung oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dan Rektor UNU Purwokerto Achmad Iqbal.

Acara dihadiri jajaran Pemkab Banyumas, pimpinan universitas, wakil rektor, dekan, direktur lembaga, kepala biro, hingga ketua program studi.

Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud sinergi kampus dan pemerintah daerah dalam membangun Banyumas yang lebih maju, religius, dan berdaya saing.

Sebelum kegiatan dimulai, Achmad Iqbal menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi tempat belajar, tetapi harus hadir memberi solusi nyata bagi masyarakat.

“Kampus harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi dan berdampak nyata. MoU ini bukan hanya menguntungkan perguruan tinggi, tetapi juga pemerintah daerah dan masyarakat Banyumas, ” tegas Achmad Iqbal kepada awak media dilokasi.

Ia menjelaskan, kolaborasi akan diperkuat melalui KKN tematik, riset dosen, pendampingan UMKM, pengelolaan sampah, penguatan administrasi desa, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Achmad Iqbal, pola KKN mahasiswa UNU yang ditempatkan di lingkungan pondok pesantren namun mengabdi kepada masyarakat sekitar telah berjalan selama tiga tahun dan mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Insyaallah kami akan hadir di tengah-tengah masyarakat dalam rangka membangun masyarakat, khususnya Banyumas, ” ujarnya.

Dalam sambutannya, Achmad Iqbal juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Banyumas atas dukungan terhadap pengembangan kampus, termasuk pengaspalan halaman UNU, persetujuan tukar guling tanah, serta dukungan beasiswa BAZNAS Pusat bagi 65 mahasiswa.

Sementara itu, Sadewo Tri Lastiono menegaskan bahwa Tridharma Perguruan Tinggi merupakan fondasi penting dalam melahirkan perguruan tinggi yang tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga mampu menjawab persoalan riil masyarakat.

“Saya berharap kerja sama ini diwujudkan melalui program yang konkret, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Banyumas, ” tegas Sadewo.

Usai acara, Sadewo kembali menekankan bahwa manfaat utama kerja sama ini harus dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Yang jelas banyak manfaatnya untuk masyarakat. Program KKN tematik bisa dikolaborasikan dengan kebutuhan pemerintah daerah sehingga saling membantu, ” katanya kepada awak media.

Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, diawali dengan pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya dan Syubbanul Wathan, pembacaan doa, sambutan rektor, penandatanganan kesepakatan, sambutan bupati, penyerahan plakat, foto bersama, dan penutup.

Kesepakatan ini menjadi pesan bahwa ilmu tidak boleh berhenti di ruang kuliah. Ketika kampus dan pemerintah berjalan seiring, penelitian berubah menjadi solusi, pengabdian menjadi pelukan bagi masyarakat, dan pendidikan menjadi cahaya yang menuntun Banyumas menuju sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan.

(Djarmanto-YF2DOI)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |